Merdeka.com tersedia di Google Play


e-KTP tak boleh difotokopi, Komisi II DPR panggil Mendagri

Reporter : Ya'cob Billiocta | Rabu, 8 Mei 2013 14:30


e-KTP tak boleh difotokopi, Komisi II DPR panggil Mendagri
gamawan fauzi. merdeka.com

Merdeka.com - Surat edaran Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi soal larangan memfotokopi dan menstaples e-KTP dinilai membingungkan masyarakat. Karenanya, Komisi II DPR berniat memanggil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gaman Fauzi untuk mengklarifikasi larangan tersebut.

"Itu aneh, kok KTP enggak boleh difotokopi. Kita akan memanggil Mendagri untuk melakukan klarifikasi, sebenarnya kenapa kok enggak boleh difotokopi," kata Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar Sudarsa saat dihubungi, Rabu (8/5).

Rencananya, setelah masa reses berakhir, Komisi II DPR menjadwalkan pemanggilan Gamawan. Agun sendiri mengaku tidak mengetahui efek kerusakan bila e-KTP difotokopi.

Dia bahkan sering memfotokopi e-KTP untuk urusan administrasi. "Saya sudah sering fotokopi, untuk urusan Caleg, dan urusan lainnya. Makanya dampaknya sebenarnya apa kok enggak boleh fotokopi," lanjutnya.

[dan]

KUMPULAN BERITA
# DPR# E KTP

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita DPR, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar DPR.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Smartphone dan ponsel dengan harga jual di atas Rp 100 juta
  • Ikut kampanye PKS, PNS dihukum 2 bulan penjara
  • APBD DKI Jakarta belum cair pembongkaran villa di Bogor tertunda
  • SDA tak masalah dilengserkan lebih cepat dari ketua umum PPP
  • Ditunggu sampai tutup, PKB dan PBB tak lapor dana kampanye
  • Modal kampanye Rp 300 juta, Aceng Fikri melenggang ke Senayan
  • Robert pasang badan demi amankan duit Budi Sampoerna di Century
  • Ahok: Konyol, bus iklan Win-HT tak bayar pajak
  • PKB klaim dapat 20 kursi di DPRD Jatim, PDIP cuma 17 kursi
  • Waspada, ini ciri-ciri paedofil
  • SHOW MORE