Dua tersangka teroris Poso diduga anggota JAT

Reporter : Mustiana Lestari | Kamis, 19 Juli 2012 18:30




Dua tersangka teroris Poso diduga anggota JAT
teroris. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Tersangka teroris, Naim alias Primus dan Qhoribul Mujib alias Mujib alias Mujiono alias Pak Lek yang ditangkap di Poso pada 12 Juli lalu diduga terkait dengan kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Hal ini diketahui dari peran Mujib yang ditunjuk sebagai eksekutor bom bunuh diri.

Keduanya juga terkait dengan tersangka teroris Santoso, anggota JAT yang melakukan aksi perampokan bank BCA di Palu. Saat ini Santoso masih buron.

"Memang ada dari beberapa unsur termasuk JAT. Kami telusuri satu per satu, memang ada juga dari kelompok lain. Mereka datang, mengajak, dan bergabung kegiatan yang mereka buat. Mereka patut diduga bagian JAT," kata Karo Penmas Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mabes Polri Jakarta, Kamis (19/7)

Selain itu, Boy juga membeberkan peran dan aktivitas keduanya dalam berbagai kegiatan terorisme, termasuk menjadi salah satu eksekutor bom bunuh diri. Berikut adalah peran dua tersangka tersebut.

1. Naim alias Primus, tempat lahir Napu 23 Maret 1985

- Di 2010, menyembunyikan DPO Musab alias Kholid alias Sibgoh di salah satu pondok atau gubuk kebun sayur di Desa Watumaete, Kecamatan Lore Utara, Kapbupaten Poso selama dua bulan. Kemudian diketahui yang bersangkutan terlibat pelatihan militer di pegunungan Jalin Jantho Aceh.

- Februari 2010, latihan militer kedua ikut jadi peserta latihan militer atau Tadrib Asykari. Latihan itu menggunakan senjata api dan latihan membuat bom rakitan di Gunung Biru, dekat danau Tamanjeka, Poso Pesisir. Diselenggarakan oleh Qoid Asykari JAT wilayah Poso pimpinan Santoso (DPO).

- Mei 2012, menyembunyikan Santoso (DPO penembakan anggota Polri di BCA Palu 25 Mei 2011) di sebuah kebun cokelat di desa Tamanjeka

- Mei 2012, menyuplai ratusan amunisi kaliber 5,56 mm untuk latihan militer di pegunungan Malino. Peluru itu adalah sisa yang didapatkan oleh tersangka saat kerusuhan Poso tahun 2000.

Naim dikenakan pasal yang 15 junto pasal 7 dan atau pasal 9 dan atau pasal 11 dan atau pasal 13 Perpu nomor 1 tahun 2002 yang telah ditetapkan menjadi UU nomor 15 tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme.


2. Qhoribul Mujib alias Mujib alias Mujiono alias Pak Lek, tempat lahir Jepara 20 Agustus 1986

- Diduga dipersiapkan untuk menjadi salah satu pelaku bom bunuh diri oleh kelompok mereka.

- Menyembunyikan Santoso (DPO penembakan anggota Polri di Bank BCA di Palu pada 25 Mei 2011).

- Menyembunyikan informasi tersangka terorisme Agung Prasetyo

Mujib dikenakan pasal 13 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang tindak pidana terorisme. Mujib sejak 17 Juli ditahan di densus 88.

[war]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Teror Poso# Terorisme

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ibu di Argentina temukan boneka perempuan tapi punya penis
  • Ribut-ribut haram ucapkan selamat Natal, tirulah Gus Dur
  • 'GUARDIANS OF THE GALAXY' 15 tahun lagi main di 'THE AVENGERS'!
  • IHSG berpotensi lanjut melemah
  • 23 Kader Demokrat ingin SBY jadi ketua umum lagi
  • Ini dia bocoran spek Nokia C1, si smartphone Android baru Nokia
  • Publik China kecam dokter bedah sempat selfie saat operasi
  • 5 Alibi sulitnya hilangkan premium dari Indonesia
  • 4 Cara mudah merawat rambut dengan yogurt
  • India makin erat ke Israel, tarik dukungan pada Palestina di PBB
  • SHOW MORE