Dua kapal tanker tak bisa masuk dermaga Cilacap
Merdeka.com - Sejumlah nelayan Cilacap memblokir pintu masuk dermaga kapal tanker Pertamina Cilacap. Akibatnya, dua kapal tanker tak bisa masuk ke dermaga tersebut untuk bongkar muatan.
"Dua kapal tanker yang seharusnya masuk pukul 10.00 WIB, tidak bisa merapat ke dermaga," kata Petugas Patroli Kesatuan Pengamanan Laut dan Pantai Adpel Cilacap, Kasirin, Rabu (25/4).
Ia mengatakan, dua kapal tangker yang tak bisa merapat ke pelabuhan untuk membongkar muatan yakni kapal tangker Maharani yang membawa LPG. Kapal ini hendak menuju dermaga Lomanis Cilacap. Sementara kapal satunya yakni kapal Asian Oil yang akan memuat minyak dari kilang tersebut, juga tak bisa keluar.
Kapal tersebut, kata dia, seharusnya bisa berlabuh sekitar pukul 10.00 WIB. Namun hingga pukul 13.00 WIB, pemblokiran masih terjadi. Nelayan berangsur membuka blockade setelah ada pemberitahuan akan ada tambahan stok solar untuk nelayan.
Saat dikonfirmasi, Humas Pertamina Cilacap, Ruseno mengatakan, aksi pemblokiran yang dilakukan nelayan tidak sampai mengganggu proses produksi kilang Cilacap. "Kegiatan produksi tetap berjalan normal," katanya.
Ia memperkirakan, aksi pemblokiran hanya masalah miskomunikasi antara nelayan dengan Pertamina. Untuk meredakan situasi, kata dia, nelayan akan dipasok solar sebanyak 48 ribu liter yang diambilkan dari Depot Maos Cilacap. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya