Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua kakek tewas jatuh dari pohon

Dua kakek tewas jatuh dari pohon mayat. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Dua petani penyadap pohon nira terjatuh saat menaiki pohon dengan ketinggian belasan meter. Dua petani itu jatuh pada saat yang hampir bersamaan didua tempat berbeda.

Kedua korban itu adalah Ahmad Ngadnan (60) warga Sudorogo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo dan Satibi (70) warga Ngadirejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kedua kakek itu tidak sempat dilarikan ke rumah sakit, karena saat ditemukan sudah dalam kondisi mengenaskan terbujur kaku di sekitar pohon. Korban Ahmad Ngadnan ditemukan tewas di belakang rumahnya saat sedang mengambil nira gula kelapa.

Korban pertama kali ditemukan oleh menantunya, Islamiyah(32). Islamiyah curiga karena korban tak kunjung pulang. Saksi Islamiyah kemudian mencari-cari keberadaan mertuanya itu dan ternyata ditemukan sudah terkapar dan tewas dilokasi kejadian.

"Saat saya temukan bapak sudah dalam kondisi tewas dengan mengeluarkan darah pada bagian mulut, telinga dan hidung," ujar Islamiyah sambil menangis.

Keluarga dibantu warga langsung membawanya ke rumah namun nyawanya tak tertolong. Disaat bersamaan, juga menimpa korban Satibi yang juga tetangga desa korban Ahmad Ngadnan.

Namun, korban Satibi ditemukan oleh Karjo Dipuro (55) tetangganya yang sedang pulang usai menggarap sawah disekitar tempat terjatuhnya korban dari pohon nira.

Aparat petugas Polres Purworejo setelah datang ke TKP dan melakukan identifikasi terhadap kedua korban tidak ditemukan adanya penganiayaan. Sehingga kasus jatuhnya dua kakek petani itu dianggap sebagai kasus kecelakaan murni.

Jenazah kedua dimakamkan secara bersamaan dalam satu kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU). (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP