Dua ABG tewas tenggelam di obyek wisata Goa Pindul

Reporter : Parwito | Minggu, 13 Mei 2012 20:42




Dua ABG tewas tenggelam di obyek wisata Goa Pindul
orang tenggelam . merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Diduga akibat tidak bisa berenang, dua anak baru gede (ABG) tewas tenggelam di Banyumoto, kawasan wisata lokal Gua Pindul, Bejiharjo, Gunungkidul, Yogyakarta, Minggu (13/5) sekitar pukul 10.15 WIB.

Yoga Aris (15) dan Andi Subroto (15), yang merupakan warga Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Gunung Kidul, diduga tenggelam karena sengaja tidak menggunakan pelampung.

Informasi yang dihimpun merdeka.com, awal kejadian tenggelamnya kedua remaja bermula saat mereka bersama enam orang rekan sebayanya bermain-main di sekitar kawasan wisata Goa Pindul, yang kebetulan ada lokasi pemandian dengan kedalaman kurang lebih enam meter.

Saat masuk, keenam remaja itu tidak melalui pintu belakang atau pintu tidak resmi. Mereka diduga karena tidak mempunyai uang untuk membayar karcis masuk.

Saksi kejadian dan teman korban Wira (15) menceritakan dirinya bersama korban dan tiga temannya sengaja datang ke Goa Pindul untuk berenang di tepi Gua. Namun tak berapa lama, kedua korban tidak muncul dari dalam air saat berenang.

"Kami berenang awalnya mlipir (menyusuri tepian), Andi menceburkan diri ke air dan berenang di urutan pertama. Lalu saya menyusul dan kemudian yang terakhir Yoga. Saya saat itu masih pegangan akar yang ada di pinggir Gua. Saat mereka enggak muncul-muncul saya dan teman-teman minta tolong sama ke petugas keamanan," ungkapnya.

Petugas keamanan langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Gunung Kidul. Setelah. Dalam waktu lima setengah jam, dua korban akhirnya ditemukan tim SAR dari Unit Selam UGM Yogyakarta sekitar pukul 16.40 WIB.

Kedua korban saat ditemukan Tim SAR tepat berada di rongga Bendungan Obyek Wisata Goa Pindul berkedalaman lima meter. Mereka tewas dengan kedua tangannya saling berpegangan erat.

Antony, penyelam dari Bahari Rescue Indonesia menemukan keduanya dalam posisi tersangkut batuan yang memang banyak terdapat dalam rongga Bendungan Goa Pindul.

"Kondisi korban ketika ditemukan masih utuh dan dalam posisi kedua tangannya saling bergandengan erat," jelasnya.

Melihat kenyataan itu, keluarga korban yang menunggu evakuasi langsung histeris dan beberapa mengalami pingsan begitu korban berhasil dievakuasi dan diangkat dari rongga Bendungan Goa Pindul, Gunung Kidul, Yogyakarta.

[ren]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Brasil tarik duta besarnya dari Israel
  • Lebaran, Dul tak ingin pertemukan bunda dengan ayahnya
  • Jembatan di Ciamis ambrol, jalur Nagreg masih terkendali
  • Sepotong Cerita saat film Indonesia disyuting di luar negeri
  • Moratorium TKI bikin pengiriman uang dari luar negeri seret
  • Frank Lampard resmi merumput di New York City FC
  • Jembatan ambrol, Polisi buka 2 jalur alternatif di Tasikmalaya
  • Antv dan tvOne lejitkan laba VIVA semester I 202,5 persen
  • Meski ditantang naikkan harga BBM, Jokowi pilih menghindar
  • Politikus Prancis bandingkan anak Palestina dengan daging halal
  • SHOW MORE