Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dosen yang gunting jilbab dan rok mahasiswi dipecat

Dosen yang gunting jilbab dan rok mahasiswi dipecat jilbab. shutterstock

Merdeka.com - Pihak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nani Hasanuddin Makassar langsung mengambil tindakan tegas terhadap dosen HR yang menggunting jilbab dan rok mahasiswi. Tindakan HR dinilai sudah di luar batas.

"Dosen H sudah dipecat," kata salah seorang perwakilan STIKES kepada merdeka.com, Rabu (5/6).

Menurut pria itu, keputusan diambil setelah pihak kampus melakukan rapat. Setelah kejadian pihak kampus juga sudah mengambil kebijakan untuk mengubah tata cara berpakaian.

"Pihak kampus juga mengambil kebijakan mengenai tata cara berpakaian," katanya. Namun dia mengaku tak mengetahui secara detail perbuatan tersebut.

Seperti diketahui, dua mahasiswi Program Studi D III Kebidanan yakni AR dan DS digunting jilbab dan roknya. Dosen HR menilai keduanya melanggar peraturan kampus mengenai busana akademik, yaitu mengenakan jilbab di luar standar dan rok.

Sesuai aturan, seharusnya jilbab yang dipakai tidak sampai tangan dan saat bertugas memakai celana panjang. Aturan tersebut sesuai dengan permintaan rumah sakit dan stake holder.

"Dunia kesehatan steril, jadi tidak mengganggu pasien," katanya.

Baca juga:

Aneka modus guru cabul kerjai siswinya

STIKES minta maaf ada dosen gunting jilbab dan rok mahasiswi

Dosen gunting jilbab dan rok mahasiswi di Makassar (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP