Dituding terlibat kasus pajak, Dirjen Pajak siap diperiksa KPK

Reporter : Putri Artika R | Senin, 20 Mei 2013 20:00




Dituding terlibat kasus pajak, Dirjen Pajak siap diperiksa KPK
Fuad Rahmany. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Dirjen Pajak Fuad Rachmany siap diperiksa KPK terkait tudingan anak buahnya, Eko Darmayanto, yang ditangkap KPK beberapa waktu lalu. Fuad dan keluarga dituding terlibat dalam kasus pajak PT Genta Dunia Jaya Raya yang ditangani oleh kejaksaan.

"Saya siap, saya sudah bilang ke KPK, sudah panggil saja, buka itu semua, buka itu semua berkasnya, ada hubungannya dengan saya atau tidak? Kan selesai, kalau tidak dia (Eko) akan dihukum lebih berat," ujar Fuad usai acara peluncuran pedoman penegakan hukum multi-door kasus SDA dan lingkungan hidup, Hotel Le Meredien, Jakarta, Senin (20/5).

Fuad menegaskan, sebelum memanggil dirinya, KPK mesti memeriksa keterangan dari Eko lebih mendalam. Sebab, menurut Fuad, semua keterangan Eko berisi fitnah dan karangan.

"Periksa dulu kasusnya, jangan memfitnah saya, saya tidak menangani itu kok, bisa dilihat oleh KPK, bisa dibuka semua berkasnya sampai di pengadilan sampai diputus, KPK bisa buka lihat saja nanti apakah ada hubungan dengan saya atau tidak, itu saja," tegasnya.

Fuad mengaku dirinya sama sekali tidak ikut campur dalam kasus faktur pajak fiktif tersebut. Kasus itu ditangani oleh penyidik dan kakanwil setempat.

Sebelumnya, tersangka kasus penerimaan hadiah/janji dari wajib pajak, Eko Darmayanto menyebut keluarga Dirjen Pajak Fuad Rahmany terlibat dalam kasus faktur pajak fiktif. Mantan pegawai pajak itu sesumbar akan membongkar habis kasus tersebut.

"Saya ditanya tentang PT Genta Dunia Jaya Raya (GDJR) yang sudah divonis pengadilan. Direktur (pejabat eselon 1) itu (terlibat), adalah salah satu keluarga dari Pak DJP 1 (Dirjen Pajak Fuad Rahmany)," ujar Eko, usai diperiksa KPK, Jumat (17/5).

Diketahui, KPK menangkap Eko dan M Dian I serta manajer keuangan The Master Steel, Teddy Muliawan, di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Diduga ketiganya tengah bertransaksi uang suap untuk pengurusan pajak.

KPK juga menangkap Effendi Kumala di perumahan Kelapa Gading Jakarta. Effendi diduga sebagai pemberi suap kepada dua orang pegawai pajak. M Dian dan Eko merupakan pemeriksa pajak di kanwil Jakarta Timur.

Dari tangkap tangan itu, penyidik mengamankan uang sekitar USD 300.000 atau sekitar Rp 2,3 miliar dan sebuah mobil avanza. Uang itu diduga untuk menyuap kepengurusan pajak perusahaan The Master Steel.

[ded]

KUMPULAN BERITA
# Mafia Pajak

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Tak hanya wajah, rambut Renee Zellweger Juga Ikut 'Dipoles'
  • Prabowo dan Jokowi kompak satu suara soal DPR tandingan
  • Kubu Romi ke Ja'far: Anda siapa? Jadi caleg saja gagal
  • Baru Sehari Dibuka, Pre Sale MOCKINGJAY PART 1 Cetak Rekor
  • Meskipun gak mirip, Ben Joshua tetap PD perankan sosok Jokowi
  • Murni berdarah Vietnam, Rosler jadi menteri di Jerman
  • Di China koruptor bunuh diri ketakutan, Indonesia hidup nyaman
  • Gila, peselancar ini nekat 'adu renang' lawan hiu
  • Ketua DPW Sulut ngaku ditawari posisi Dubes oleh kubu Romi
  • Hamil bikin wajah Liv Tyler tampak lelah dan tua, masa sih?
  • SHOW MORE