Dirut PDAM Tangerang ditetapkan sebagai tersangka dana bantuan

Reporter : Mitra Ramadhan | Selasa, 12 November 2013 20:04

Dirut PDAM Tangerang ditetapkan sebagai tersangka dana bantuan
Mural antikorupsi. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Benteng (PDAM TB), Ahmad Marju Kodri (AMK) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemberian dana bantuan senilai Rp 500 juta kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Tangerang dan Persikota. Ahmad Marju diketahui juga sebagai calon wali kota Tangerang.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo mengatakan, pihaknya sudah menetapkan Ahmad Marju Kodri sebagai tersangka lantaran diduga memberikan bantuan kepada PSSI dan Persikota tanpa seizin Wali Kota Tangerang yang saat itu akan mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten. "Saat ini kasusnya sudah masuk dalam penyidikan dan yang bersangkutan sudah kami tetapkan sebagai tersangkanya," ujar Sutarmo, Selasa (12/11).

Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan berkas. Namun, ketika ditanya terkait nilai bantuan sendiri Sutarmo enggan mengatakannya.

"Kami masih terus melakukan pendalaman. Kalau soal nilai, maaf saya belum bisa sebutkan, nanti saja tunggu keterangan resmi saat jumpa pers," ujarnya.

Ahmad Marju Kodri merupakan bawahan dari Wali Kota Tangerang saat itu Wahidin Halim. Ia kerap sekali membantu mensosialisasikan Wahidin Halim untuk menjadi salah satu calon gubernur Banten.

Sedangkan saat ini, AMK masih berstatus sebagai calon wali kota Tangerang dan bertarung dengan lawan politiknya pada Pilkada Kota Tangerang yang masih sengketa di Mahkamah Konstitusi. AMK diselamatkan dewan kehormatan penyelenggara pemilu bersama dengan Arief, karena sebelumnya tidak diloloskan oleh KPU Kota Tangerang.

AMK menggandeng mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Gatot Suprijanto untuk menjadi calon wakil wali kota-nya.

Sedangkan peserta lawan politiknya masing-masing adalah Abdul Syukur (adik mantan Wali Kota Tangerang Wahidin Halim)-Hilmi Fuad, Arief R Wismansyah (Wakil Wali Kota Tangerang)-Sachrudin (camat Pinang) dan Harry Mulya Zein /HMZ (Sekda Kota Tangerang)-Iskandar Zulkarnain.

[has]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Kasus Korupsi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






BE SMART, READ MORE
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Jaksa Agung ngaku masih evaluasi berkas kasus Novel Baswedan
  • Ini alasan Mendagri wajibkan PNS pakai kemeja putih mirip Jokowi
  • Ditolak warga, Ahok ancam bawa tank buat ratakan Kalijodo
  • Diperiksa 4 jam, Setnov tetap bantah catut nama Presiden
  • Zidane: Ronaldo lebih baik dari Messi
  • Musim hujan, Sumsel waspadai 100 titik rawan longsor
  • Dicecar 31 pertanyaan, Setnov tetap tidak akui bahas Freeport
  • Cegah pesta seks, Makassar larang apotek jual kondom saat Valentine
  • Gelar pesta mabuk di Saudi, 11 orang dihukum cambuk 300 kali
  • Warga 5 desa di Kebumen tolak pembangunan pabrik Semen Gombong
  • SHOW MORE