Din Syamsuddin: BLSM sangat tidak mendidik!

Reporter : Muhammad Mirza Harera | Rabu, 29 Mei 2013 16:28

Din Syamsuddin: BLSM sangat tidak mendidik!
Din Syamsuddin. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pro dan kontra rencana pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus bergulir. Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin adalah salah satu yang menentang bentuk kompensasi uang tersebut.


Menurutnya, konsep seperti itu sudah pernah dilakukan pada 2009, menjelang pemilu. Sama seperti kali ini, isu kenaikan tersebut digulirkan lagi pada tahun-tahun sebelum pemilu.

"Saya membaca pendekatan seperti ini sarat akan kepentingan politik sesaat sebelum pemilu. Nanti diharapkan partai penguasa mendapat balas budi pada pemilu," kata Din Syamsuddin di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (29/5).

Din mengingatkan, harusnya pemerintah jujur dalam hal kemiskinan. Pemerintah jangan hanya menggembar-gemborkan angka kemiskinan turun dan ekonomi berkembang sebesar 6 persen, namun pada kenyataannya berbanding terbalik.

"BLSM ini bersifat kurang mendidik. Lebih bagus dana itu digunakan untuk proyek yang lebih bersifat padat karya," imbuhnya.

Namun, lanjutnya, pemerintah pasti tidak mau memberikan bantuan seperti proyek padat karya karena tidak akan menguntungkan secara politik.

[ren]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# BBM Naik# BLSM

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE