Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dilepas ribuan rakyat, SBY menitikkan air mata di depan istana

Dilepas ribuan rakyat, SBY menitikkan air mata di depan istana Mobil SBY saat meninggalkan istana. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Usai upacara penyambutan presiden baru Joko Widodo, SBY bersama Bu Ani dan Ibas kemudian keluar istana. Mereka diantarkan Jokowi dan istrinya Iriana menuruni anak tangga Istana Merdeka.

Di belakang karpet merah, sejumlah menteri kabinet SBY telah berjejer baris untuk melepas SBY dan keluarga. Para kader Demokrat tak mau kalah mengawal kepergian SBY keluar Istana. Mereka berdesakan dengan Paspampres dan para pasukan militer dari polisi maupun TNI.

Para pasukan militer dari TNI berbaris hingga pintu keluar Istana merdeka Jakarta. Suasana menjadi haru ketika lagu Pantang Mundur dinyanyikan oleh Vocalista, pelajar SD Tarakanita. Paduan suara dari Gema SMA Jakarta yang berasal dari lima SMA ibukota turut menyanyikan lagu pantang mundur yang diiringi orkestra dari Mabes Polri.

Saat SBY menuju paduan suara tersebut, sempat berhenti dan sontak paduan suara melambaikan tangan kepada SBY. Tak sampai di situ, rakyat yang ingin ikut menghantar kepergian SBY setia berpanas-panasan di luar halaman istana.

Wajah SBY sendu, begitupun Ibu Ani dan Ibas yang sudah menitikkan air mata, mereka tak menyangka antusias masyarakat begitu besar melepas kepergiannya. SBY berkali-kali mengucapkan terima kasih, dan menitikkan air mata.

Masyarakat yang menunggu terdiri dari ibu anak anak dan bapak itu juga turut menangis. Begitupun dengan para ibu-ibu dharma wanita yang turut menangis. SBY kemudian digiring ke mobil Land Cruiser B 2899 WF.

Tampak mantan Danpaspampres Mayjen Doni Monardo ikut mengawal kepergian mantan Presiden SBY. Sementara anggota Paspampres grup D juga bersusah payah mensterilkan jalan yang disesaki rakyat yang ingin bersalaman dengan SBY dan Ibu Ani.

Saat SBY masuk ke mobil, sekali lagi SBY dan Ibu Ani berdiri di depan pintu mobil melambaikan tangan. Sedangkan Ibas dibawa pulang terpisah dengan SBY.

Mata Ibas tampak merah sembab sambil bersalaman dengan masyarakat. Terakhir, saat mobil SBY berjalan, pintu kaca sengaja dibuka oleh SBY dan Ibu ani, seorang pemuda berteriak histeris sambil menangis mengucapkan terima kasih atas jasa SBY selama 10 tahun ini.

"Pak, Pak SBY, Ibu Ani, terima kasih, kami rakyat tidak akan lupa jasa bapak dan ibu," ujar pemuda itu sambil meraung nangis.

SBY dan Ibu Ani pun mengusap air matanya sambil mengucapkan terima kasih berkali-kali. Mobil tersebut kemudian melaju membawa SBY pulang ke kediamannya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP