Diduga mesum, pelajar digerebek di panti pijat

    Reporter : Parwito | Jumat, 9 November 2012 01:02

    Diduga mesum, pelajar digerebek di panti pijat
    Ilustrasi pacaran. ©2012 Shutterstock/Dmitriy Shironosov

    Merdeka.com - Dua pelajar SMK di Grobogan yang bolos dan masih mengenakan seragam sekolah digerebek warga dan polisi saat berada di panti pijat. Warga resah karena pelajar itu diduga sering berbuat mesum.


    SH dan DY langsung digelandang polisi ke Kantor Balai Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, untuk menghindari amuk massa. Mereka dilaporkan oleh warga karena sering pacaran di sebuah tempat pijat milik Mbah Sukantini.

    "Awalnya warga melihat kedua pelajar ini diketahui masuk ke rumah Sukantini disaat jam sekolah dengan mengenakan seragam. Beberapa saat kemudian mereka keluar dengan dan terlihat tidak mengenakan seragam lagi. Dari situlah kecurigaan warga mulai terfokus kepada muda-mudi tersebut, karena kemungkinan mereka berbuat mesum, kemudian dilaporkan ke polisi," ujar Ketua RT setempat Sugiyanto saat dikonfirmasi merdeka.com Kamis(8/11).

    Laporan warga kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan. Saat digerebek keduanya mengaku tidak berbuat mesum. SH mengaku hanya mengantar Dwi ke rumah Sukantini untuk pijat.

    "Di sana kita membantu bersih-bersih rumah, karena masih saudara dengan saya. Jadi saya bersama dia (Dwi) sering ke sana," kata SH dihadapan polisi dan perangkat desa.

    Usai diinterogasi, akhirnya keduanya diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Kemudian mereka diizinkan untuk kembali ke rumah orangtua mereka masing-masing.

    [did]

    Rekomendasi Pilihan


    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE