Diduga hasil korupsi, mobil rektor Unsoed disita kejaksaan

Reporter : Slamet Nusa | Kamis, 14 Februari 2013 19:18




Diduga hasil korupsi, mobil rektor Unsoed disita kejaksaan
Mobil pejabat Unsoed diperiksa kejaksaan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kejaksaan Negeri Purwokerto menyita sebuah mobil Innova milik Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Edy Yuwono. Mobil dengan nomor R 8599 ZA itu diduga merupakan hasil korupsi proyek kerjasama Unsoed dengan PT Aneka Tambang.

"Kami masih verifikasi kepemilikan surat-suratnya," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Purwokerto, Hasan Nurudin Achmad, Kamis (14/2) petang.

Dia mengatakan, mobil diambil dari rumah dinas rektor. Saat ini mobil tersebut diparkir di halaman Kejari Purwokerto bersama tiga mobil Terios yang sudah terlebih dahulu disita dari tiga pejabat Unsoed.

Menurut Hasan, sedianya hari ini kejaksaan memeriksa Edy Yuwono terkait kasus korupsi proyek PT Antam. Namun, kata dia, Edy mengeluhkan sakit dan meminta izin tidak diperiksa. Edy juga membawa surat keterangan sakit.

Hasan menambahkan, Edy akan kembali diperiksa jika kondisinya sudah membaik. "Kemungkinan senin pekan depan," katanya.

Soal kepemilikan mobil, sumber merdeka.com mengatakan, surat-surat kendaraan sebelumnya atas nama Edy Yuwono. Namun, setelah kasus ini mencuat, surat-surat kendaraan itu sudah dibaliknamakan atas nama Mohammad Bata. Bata merupakan salah satu anggota Tim proyek Antam.

Kuasa hukum Edy Yuwono, Untung Waryono mengatakan, mobil yang disita merupakan milik Mohammad Bata. "Tapi karena Pak Bata tidak mempunyai garasi lagi, mobilnya dititipkan di garasi milik pak Rektor," kata dia berkilah.

Edy sendiri saat dikonfirmasi mengaku dia sedang sakit sehingga meminta izin untuk tidak diperiksa. "Saya pencernaannya terganggu," kata dia sambil memasuki ruang pemeriksaan.

Sebelumnya, kejaksaan sudah menyita tiga mobil Terios yang diduga dibeli dengan uang hasil korupsi. Ketiga mobil Daihatsu Terios tersebut, masing-masing berpelat nomor R-9083-BH milik Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Percetakan dan Penerbitan Winarto Hadi, R-9084-BH milik Ketua Penelitian Pengembangan Teknologi yang juga Koordinator Kerja Sama Unsoed-Antam Saparso, dan R-8474-BH milik Kepala UPT Pemberdayaan Fasilitas Darsono.

[hhw]

KUMPULAN BERITA
# Korupsi Rektor Unsoed

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Longsor di India, 30 orang tewas
  • Pemudik padati Rest Area KM 97 Cipularang, Bandung-Jakarta macet
  • Adik Mega: SBY pernah bisiki saya sedang tangani kasus uang
  • Motorola akan menjadi ''pemegang tender' Nexus 6?
  • Australia tegaskan SBY dan Mega tak terlibat skandal cetak uang
  • Hingga H+3 Lebaran, Terminal Kp Rambutan bebas tindak kejahatan
  • Halim kekurangan angkutan darat buat layani pemudik
  • Inikah penyebab pertengkaran panas Justin Bieber - Orlando Bloom?
  • Ancol diserbu pengunjung, jasa kapal motor laris manis
  • Keram saat berenang, warga Pasar Minggu tewas di Pulau Lancang
  • SHOW MORE