Dibunuh pacar, siswi SMP ditemukan dalam kondisi nyaris bugil

Reporter : Al Amin | Kamis, 6 Juni 2013 18:14




Dibunuh pacar, siswi SMP ditemukan dalam kondisi nyaris bugil
ilustrasi pembunuhan. sxc.hu

Merdeka.com - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tulungagung, Jawa Timur, menyelidiki kasus pembunuhan seorang siswi SMP yang diduga hamil muda. Mayat siswi itu ditemukan terkubur di sebuah pekarangan kosong di Botoran, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

Wakapolres Tulungagung, Kompol Indra Lutrianto menegaskan, saat ini satu unit buru sergap dari satuan reserse dan kriminal telah dikerahkan untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Masih kami selidiki. Kalau melihat kondisi mayat yang terkubur, jelas ini pembunuhan," ujarnya seperti dilansir dari Antara, Kamis (6/6).

Indra tidak menyinggung kemungkinan korban yang diidentifikasi berinisial FP, siswi SMP Negeri 5 Tulungagung kelas VII itu mengalami pelecehan seksual ataupun tindak perkosaan oleh pelaku.

Namun, melihat kondisi korban yang nyaris telanjang (hanya mengenakan celana dalam jenis hotpan dan bra), warga di sekitar lokasi kejadian menduga gadis malang ini sempat mengalami kekerasan seksual, sebelum dibunuh.

"Baju seragam pramukanya ditemukan tak jauh dari lokasi ia terkubur. Bisa jadi korban diperkosa dulu atau semacamnya," kata Fendi Herlambang, salah warga yang menyaksikan proses evakuasi mayat.

Selain seragam pramuka, polisi juga menemukan tas sekolah, sepatu serta sebuah buku diari milik korban. Seluruh barang bukti terkumpul di satu tempat, tak jauh dari posisi mayat.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa beberapa potongan bambu yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh korban dengan cara dipukul.

Jasad Fitria Putriani pertama kali diketahui oleh Suliati (37), seorang warga sekitar yang curiga ada tumpukan bata merah serta potongan esbes yang membujur ke arah utara di tengah pekarangan kosong yang selama ini menjadi tempat pembuangan sampah.

Kecurigaan Suliati semakin kuat karena dari lokasi tumpukan bata merah itu merebak bau busuk bangkai.

"Saya kaget karena saat mencoba mencongkel potongan atap asbes dan bata merah tadi dan melihat ada tangan manusia," tutur Suliati yang kemudian melaporkan ke suami dan warga sekitar.

Polisi yang mendapat laporan temuan mayat diduga korban pembunuhan itu datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

"Identitas korban diketahui dari seragam pramuka yang terdapat nama sekolah. Dari sinilah identitas Fitria Putriani diketahui beralamat di Desa Wajaklor, Kecamatan Boyolangu," terang salah seorang anggota tim identifikasi Polres Tulungagung.

[did]

KUMPULAN BERITA
# Pencabulan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Bila tak disubsidi, harga premium Rp 11 ribu
  • Tidak benar Sienna kembali dirawat Marshanda
  • Ratusan siswa di Sukoharjo belum terima buku kurikulum 2013
  • 7 Prediksi MotoGP Inggris 2014, penuh aura balas dendam
  • Kasus Ebola pertama ditemukan di Senegal
  • Polisi tegaskan tak ada korban tewas dalam kecelakaan KM Paus
  • Kasus kekerasan seksual anak banyak terjadi di Sukoharjo
  • Status kontroversi, dari hina ibu hamil sampai hina Yogyakarta
  • Menengok Prasasti Plumpungan, cikal bakal Salatiga
  • 5 Kabar terbaru Honda CBR150R jelang perilisan
  • SHOW MORE