Demonstran mulai lempari bom molotov, water cannon disiagakan
Merdeka.com - Situasi depan Gedung DPR mulai memanas. Massa yang menggelar aksi unjuk rasa menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai melempari bom molotov dan batu ke arah polisi.
Demonstran yang berjumlah ribuan itu mulai memaksa masuk ke dalam halaman Gedung DPR. Sementara polisi langsung melakukan barikade untuk mengantisipasi serbuan demonstran.
Selain itu, polisi juga menyiapkan belasan water cannon untuk menghalau massa. Water Cannon itu mulai terdengar dihidupkan dan mulai bergerak ke gerbang Gedung DPR.
Sementara sebagian mahasiswa memilih untuk duduk bersila dan sambil bersalawat. Mereka tidak menghiraukan imbauan polisi untuk membubarkan diri.
Aksi unjuk rasa ini digelar sejak pukul 10.00 WIB, Senin (17/6). Polisi menilai, aksi ini sudah melewati batas waktu yaitu pukul 18.00 WIB.
Akibat aksi ini arus lalu lintas depan Gedung DPR dari arah Gatot Soebroto menuju Slipi tidak bisa dilalui. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya