Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dahlan, dari Jaguar, Mercy, ke Ahmadi

Dahlan, dari Jaguar, Mercy, ke Ahmadi Menteri BUMN Dahlan Iskan. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akhirnya melakukan uji coba (test drive) mobil listrik hasil produksi anak bangsa, Senin (16/7) pagi.

Dahlan mengemudikan langsung mobil listrik tersebut dari bengkel di kawasan Jati Mulya, Depok menuju Gedung Kementerian Ristek dan Teknologi, di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Didampingi Dasep Ahmadi, yang memproduksi mobil listrik tersebut, Dahlan melalui jalan non tol Margonda Raya, Lenteng Agung, Pasar Minggu, Pancoran, Gatot Subroto, Semanggi, Sudirman, hingga Gedung BPPT yang diperkirakan berjarak 48 kilometer.

Berbekal Surat Keterangan Jalan dari Kepolisian Resort Depok, Dahlan antusias untuk menguji langsung kehandalan mobil listrik bernama Ahmadi Mesin 5.0 ini.

"Saya mau menyetir sendiri. Kalau wartawan mau ikut silakan," kata Dahlan sebelum berangkat dari bengkel Kali Mulya.

Dahlan mengungkapkan, dengan uji coba ini maka diharapkan pada awal 2013 sudah dapat diproduksi massal. "Kalau infrastrukturnya sudah siap, kami pastikan sudah dapat diproduksi massal dengan 5.000 unit per tahun," ujar Dahlan.

Mobil listrik sebelumnya belum pernah ada di Indonesia. "Ini bukan mobil, dan bukan motor, sehingga harus ada aturan jelas mengenai masalah STNK, BPKB, pajak, dan lainnya," ujar Dahlan.

Untuk mendukung program mobil listrik ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menginstruksikan intansi terkait seperti Menperin, Mendag, Menristek segera menyelesaikan aturan-aturan soal mobil listrik.

"Dalam 3 bulan ke depan (paling lambat akhir 2012), aturan mengenai teknis hingga komersial sudah harus dirumuskan, sehingga dapat diproduksi massal dan diterima masyarakat," tegas Dahlan.

Selain mobil listrik hasil karya Dasep Ahmadi ini, prototipe empat mobil listrik lainnya sedang dalam tahap penyelesaian akhir. Empat varian mobil listrik tersebut yaitu sekelas Carry, sekelas Avanza, Yaris, dan Ferrari yang "dikeroyok" lima orang putra bangsa yang disebut Dahlan sebagai "Pendawa Putra Petir".

Mantan Dirut PT PLN ini optimis masa depan mobil listrik nasional menjanjikan, karena selain negara bisa menghemat bahan bakar minyak (BBM), juga harga kendaraan ini tidak akan terlalu mahal karena selalu akan ada temuan baru.

Sebelum mengendarai Ahmadi, Dahlan sejak dulu memang terkenal mengendarai mobilnya sendiri. Dahlan juga pernah mengemudi Mercy dan Jaguar miliknya. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP