Cerita remaja putri Aceh gantung diri karena dituduh melacur
Merdeka.com - Seorang remaja putri di Aceh, PE (16), nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri di kamarnya. Diduga, PE memilih mengakhiri hidup lantaran malu dituduh menjual diri.
Menurut informasi yang diterima merdeka.com, Kamis (13/9), PE ditemukan tergantung pada seutas tali. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (6/9) pekan lalu.
Dugaan sementara, PE tewas karena sebelumnya terkena razia yang dijalankan polisi syariah. Padahal, saat itu putri tidak sedang berbuat mesum, melainkan hanya duduk dan begadang bersama teman-temannya usai menyaksikan konser organ tunggal di daerah Langsa pada Senin (3/9).
Selang tidak begitu lama, pihak keluarga menemukan selembar surat tas yang biasa dipakai PE. Dalam surat itu, PE menyanggah dirinya telah berbuat mesum serta meminta maaf kepada ayah dan adiknya karena tuduhan itu.
Demikian ini surat PE:
""Ayah…, maafin Putri ya yah, Putri udah malu-maluin ayah sama semua orang. Tapi Putri berani sumpah kalau Putri gak pernah jual diri sama orang. Malam itu Putri Cuma mau nonton kibot (keyboard-red) di Langsa, terus Putri duduk di lapangan begadang sama kawan-kawan Putri.
Sekarang Putri gak tau harus gimana lagi, biarlah Putri pigi cari hidup sendiri, Putri gak da gunanya lagi sekarang. Ayah jangan cariin Putri ya..!!, nanti Putri juga pulang jumpai ayah sama Aris. Biarlah Putri belajar hidup mandiri, Putri harap ayah gak akan benci sama Putri, Ayah sayang kan sama putri..???, Putri sedih kali gak bisa jumpa Ayah, maafin Putri ayah… Kakak sayang sama Aris, maafin kakak ya.. (Putri sayang Ayah)." (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya