Cerita korban selamat dari amukan tsunami di Aceh

Reporter : Eko Prasetya | Jumat, 13 April 2012 06:17

Cerita korban selamat dari amukan tsunami di Aceh
gempa tsunami. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 silam merupakan peristiwa bersejarah paling kelam sepanjang abad 20. Bencana dahsyat itu telah menewaskan lebih dari 160.000 jiwa.

Semua warga Aceh belum bisa melupakan peristiwa besar ini. Apalagi korban yang selamat dari terjangan tsunami.

Syafrizal (31), salah satu korban beruntung. Ia selamat dalam peristiwa tragis tersebut hingga kini belum bisa melupakan kejadian yang menyebabkan dirinya kini hanya tinggal seorang diri.

Semua meninggal pada peristiwa tersebut, ujar Syafrizal kepada merdeka.com.

Syafrizal menambahkan, Isteri, ayah, ibu, tujuh saudara ipar, dan empat keponakannya tewas dalam peristiwa nahas tersebut.

Saya waktu kejadian sedang di pantai karena rumah saya di pinggir pantai, imbuh pria yang kini bekerja sebagai sekuriti di Badan Riset Tsunami dan Gempa di kawasan Ulhe-lhe, Banda Aceh.

Dia mengatakan, saat gempa berskala 9,3 SR terjadi selang 30 menit kemudian datang air lumpur setinggi paha. Air datang sepaha, habis itu saya jatuh dan terseret sejauh empat kilometer dan tersangkut di Universitas Syahwalat, kenangnya.

Dirinya tidak tahu persis ketinggian air, dirinya hanya pasrah saja ketika arus air menyeret dirinya. Ketinggian air tsunami saya tidak tahu, saya pasrah sembari dzikir, tambahnya.

"Alhamdulillah Allah masih sayang sama saya dan saya termasuk beruntung mesti harus kehilangan sanak saudara," katanya.

Ketika ditanya mengenai gempa yang terjadi kemarin (11/4), dirinya juga menyelamatkan diri bersama warga sekitar pesisir pantai barat menuju tempat evakuasi yang sudah tersedia pasca kejadian 2004. "Saya lari ke atas gedung evakuasi, trauma dengan tsunami dulu (2004)," tutupnya.

Sekarang, hampir di setiap sudut kota Bandar Aceh banyak terpasang plang jalan jalur evakuasi dan di beberapa tempat sudah banyak tempat evakuasi. Mesti banyak tempat evakuasi, warga masih tetap percaya bahwa bukit pegunungan merupakan tempat paling aman dari ancaman tsunami

[war]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Gempa Sumatera

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Tepergok curi kotak amal, pria ini ngaku buat beli makan sahur
  • Benny K Harman sebut kinerja buruk menteri tanggung jawab Jokowi
  • Masinton sebut Rini punya berkewarganegaraan ganda, wajib dicopot
  • PAN heran Mendagri Tjahjo umbar kabar menteri hina Jokowi
  • Dani Alves: Tak ada gunanya meratapi kegagalan
  • Petr Cech resmi gabung Arsenal
  • Emilia Contessa benarkan Denada sudah dua bulan pisah rumah
  • Marak agen umrah abal-abal, Kemenag luncurkan gerakan 'lima pasti'
  • Menteri Rini buka suara soal isi transkripan hina Jokowi
  • Google pilih Indonesia jadi negara pertama luncurkan Kartu Now
  • SHOW MORE