Cerita Ki Gendeng santet guru matematika agar menstruasi terus

Reporter : Ya'cob Billiocta | Selasa, 2 April 2013 16:15

Cerita Ki Gendeng santet guru matematika agar menstruasi terus
Ki Gendeng Pamungkas. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Paranormal kesohor Ki Gendeng Pamungkas buka-bukaan soal ilmu santet yang dipelajarinya. Ki Gendeng mengaku pertama kali belajar ilmu santet dari seorang guru di Sukabumi Selatan. Bahkan baru belajar sembilan hari, Ki Gendeng langsung bisa menyantet orang hingga meninggal.

Tak hanya itu, ilmu santet yang dipelajarinya juga digunakan untuk mengerjai guru matematika di kelasnya.

Kisahnya bermula saat pelajaran Matematika (kala itu bernama Aljabar) sedang berlangsung. Ki Gendeng yang tidak menguasai dan tidak suka pelajaran tersebut, berkali-kali kupingnya dijewer oleh sang guru.

Tak tahan dengan makian dan jeweran, Ki Gendeng akhirnya ngerjain guru dengan maksud memberi pelajaran.

"Saya buat dia menstruasi. Jadi ketika dia ngajar di depan, dia selalu menstruasi," cerita Ki Gendeng. Hal ini disampaikan di sela-sela diskusi 'Pasal Santet dalam Naskah Revisi UU KUHP' di ruang Fraksi Partai Gerindra di DPR, Senayan Jakarta, Selasa (2/4).

Kejadian tersebut selalu terulang setiap kali guru tersebut mengajar di kelasnya, hingga ki Gendeng merasa kasihan dengan gurunya. Karena enggan berterus terang, Ki Gendeng meminta bantuan salah seorang temannya untuk memberitahu guru tersebut.

"Sampai saya bilang ke teman saya, kalau mau sembuh, suruh minta maaf ke saya. Karena si guru nurut, kemudian sembuh," ujar Ki Gendeng.

Ibarat gadget canggih, Ki Gendeng juga mengaku selalu meng-update ilmu santetnya. Di zaman serba canggih ini, tidak sulit bagi Ki Gendeng untuk menyantet seseorang.

"Cara kerja saya semakin ke sini, semakin modern. Dapat foto, alamat lengkap, nomor HP, saya langsung bisa mengkonek ke nomor HP itu dan itu terjadi (santet)," tuturnya.

Namun menurut ki Gendeng, santet hanya dapat berfungsi pada satu wilayah saja. Contohnya, santet yang dilakukan dari Bandung hanya bisa ampuh di wilayah kota kembang itu saja, tidak bisa ke luar daerah.

[hhw]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Santet# Dukun Santet

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Smart People Like This
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ini 7 tempat yang sering muncul dalam fantasi seks!
  • Ahmad Dhani: Frans Tumbuan sosok laki-laki idola wanita
  • MUI: Radikalisme muncul karena perbedaan paham
  • Jadi lawan main Kim Soo Hyun, Gong Hyo Jin banjir tawaran syuting
  • Bobol rumah wartawan & dosen, Rohadi tewas dibedil polisi
  • Jelang kongres, pengurus PDIP di daerah wacanakan Puan jadi waketum
  • 'Munculnya kelompok radikal bentuk kelalaian negara'
  • Yusril kecam media yang sebut dirinya seolah-olah akui kubu Agung
  • Kadisdik Pelalawan salahkan sekolah biarkan siswanya dijemput polisi
  • Bukannya jadi contoh baik rakyat, polisi ini malah ketangkap nyabu
  • SHOW MORE