Merdeka.com tersedia di Google Play


Cerita di kamar 144, 244 dan 344 Hotel Savoy Homan

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Rabu, 18 April 2012 10:23


Cerita di kamar 144, 244 dan 344 Hotel Savoy Homan
Konferensi Asia Afrika. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Keberadaan Hotel Savoy Homan hingga kini bukan saja menjadi kebanggaan warga Bandung, melainkan masyarakat dunia. Hotel yang sudah berdiri sejak 1871 ini menjadi tempat pertemuan penting maupun tempat menginap para tokoh dunia. Ada kamar-kamar yang memiliki nilai cerita bersejarah. Di antaranya kamar 144, 244, dan 344.

Kamar 244 adalah kamar pilihan keluarga Presiden pertama Indonesia, Soekarno. Sementara kamar 144 dan 344 pernah pernah dirasakan kepala negara dan delegasi beberapa negara. Sebut saja Jawaharlal Nehru, PM Bima U Nu, PM RRC Zhou Enlai, Pangeran Norodom Sihanouk, dan PM Mesir Gamal Abdul Nasser.

Mereka semua merasakan hotel tiga lantai itu pada momentum Konferensi Asia Afrika (KAA) yang berlangsung pada 18-24 April 1955, di Bandung.

Tak cuma itu, Komedian sekaliber Charlie Chaplin pun pernah menggemparkan Bandung, sebab Bintang komedi era film bisu itu datang pada 1927 bersama Mary Pickford, yang juga aktris tenar pada masanya. Sontak hotel ini pun semakin kental dengan hotel singgahannya para tokoh dunia.

Savoy Homan semula hanyalah rumah panggung yang perlahan menjelma menjadi tempat yang prestisius. Meski demikian hotel ini pun pernah merasakan jatuh bangun, karena Bandung mulai memiliki penginapan yang perlahan mulai mengarah ke bangunan yang lebih modern.

Namun Homan memiliki sejarah yang tidak dimiliki hotel lainnya. Bangunan bergaya klasik dengan garis horisontal memanjang menjadikan khas dan daya tarik tersendiri. Alasan itulah yang menjadi keunggulan Savoy Homan dalam menghadapi gempuran hotel lainnya.

Letak Savoy Homan berada di 0-km Jalan Asia Afrika Bandung, tidak jauh dari Gedung Merdeka yang dijadikan para delegasi KAA untuk menginap kala itu.

Bentuk dan warna abu bangunan hotel yang asli hingga kini masih dipertahankan walau sebelumnya pernah bersalin rupa pada 1937, 1947 dan 1954. Selain itu diabadikan juga Golden Book berisi tanda tangan dan comment orang-orang penting yang pernah memakai hotel.

Selain itu, Savoy Homann memiliki history wall, yakni dinding yang memajang foto-foto KAA 1955 dan peringatan 50 tahun KAA pada 2005 lalu.

[ian]

KUMPULAN BERITA
# KAA

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita KAA, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar KAA.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Kertas suara dicoblos KPPS, warga Tentena mencoblos ulang
  • Perbanas: Menutup Bank Century lebih mahal dari menyelamatkan
  • ADATA rilis wireless inductive charging stand untuk smartphone
  • Semakin brutal, MV Agusta Brutale 800 Dragster 2014
  • Harga emas turun Rp 4.000 per gram
  • 4 Serangan Guruh Soekarnoputra ke Jokowi
  • Apa Jadinya Elsa Frozen Kalau Gabung X-Men?
  • Rahudman dijebloskan, saksi minta pindah dari Rutan yang sama
  • Kisah para capres dan cawapres berbaret Kopassus TNI AD
  • Puskesmas di Samarinda juga buka konsultasi untuk caleg stres
  • SHOW MORE