Cabuli anak di bawah umur, Joko terancam 15 tahun penjara

Reporter : Moch. Andriansyah | Rabu, 17 April 2013 15:54




Cabuli anak di bawah umur, Joko terancam 15 tahun penjara
ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Dengan dalih akan dinikahi, RN rela disetubuhi kekasihnya Joko (19), warga Jalan Manukan, Surabaya, Jawa Timur. Namun janji tingalah janji. Puas menggauli kekasihnya, Joko mangkir dari janji manis yang pernah diucapkan saat merayu RN yang masih berusia 16 tahun itu.

Atas perbuatannya itu, pemuda yang bekerja di bengkel motor itupun, terpaksa harus berurusan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

"Korban melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak 15 kali dengan korban, yang sebenarnya adalah kekasihnya sendiri," terang Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, Rabu (17/4).

Untuk merayu korban yang masih di bawah umur itu, tersangka berdalih akan menikahi korban jika mau diajak berhubungan intim. "Perbuatannya tersangka itu dilakukan selama dua bulan berturut-turut, terhitung mulai bulan Febuari hingga Maret."

Dijelaskan mantan Kapolsek Asemrowo ini, aksi pertama tersangka dilakukan pada 10 Febuari di sebuah rumah kos di Jalan Sikatan Lebar 15 A, kemudian pada 17, 24 Febuari, tanggal 3 dan 17 Maret, tersangka kembali melakukan perbuatannya di tempat yang sama.

"Dalam sehari, tersangka melakukan perbuatannya hingga tiga kali berturut-turut," ungkap Suparti.

Selain meniduri korban dengan dalih akan menikahinya, tersangka juga kerap memberi korban uang Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu untuk membeli pulsa. "Namun, setelah puas, tersangka mengingkari janji mengawini korban. Karena tidak lagi terlihat di rumahnya, korban bercerita kepada keluarganya dan melaporkan tersangka ke polisi," sambung Suparti.

Selanjutnya, polisi membekuk tersangka di kosnya, serta mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kaos warna hijau, celana warna putih, celana dalam warna coklat dan satu buah bra warna putih.

"Karena perbuatan tersangka ini dilakukan terhadap anak yang masih di bawah umur, tersangka kami jerat dengan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak," tegas polwan dengan satu melati di pundak tersebut.

Dan sesuai Pasal 82 UU RI No 23 tahun 2002, yang menyatakan, setiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan dan membujuk anak untuk melakukan perbuatan cabul akan dikenakan sanksi pidana. "Hukumannya maksimal 15 tahun penjara, dan minimal 3 tahun penjara," tandas Suparti.

[hhw]

KUMPULAN BERITA
# Pencabulan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Suarez dipastikan tampil lawan Indonesia U-19
  • PDIP optimis MK putuskan gugatan UU MD3 sebelum 1 Oktober
  • Tak dapat izin masuk Gaza, delegasi DPR terpaksa pulang
  • Nasabah Century minta pemilik baru Bank Mutiara penuhi kewajiban
  • Wapres Boediono: Kekerasan dan terorisme bukan ajaran Islam
  • Alex - Novita akan menikah di tempat Yesus lakukan pemberkatan
  • Bawa sabu dan ekstasi, WN Malaysia dibekuk di Bandara Kualanamu
  • Perdana menteri Thailand minta nasihat peramal
  • Bertahan dengan mesin diesel, Renault hadirkan Duster 4x4
  • Kasad minta Polisi jangan takut bertugas pasca bentrok TNI-Polri
  • SHOW MORE