Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bukan medan perang, aksi \'Koboi Palmerah\' arogan

Bukan medan perang,  aksi \'Koboi Palmerah\' arogan tentara arogan. merdeka.com/youtube.com/UnpluggedTheTV

Merdeka.com - Aksi anggota TNI AD, Kapten A yang mengumbar tembakan di jalanan ibukota, menunjukan arogansi aparat pembela negara. Dengan kejadian tersebut, komandan Kapten A harus bertanggungjawab bila ada kesalahan prosedur penggunaan senjata api.

"Ruang publik bukan medan perang, tanpa penugasan yang jelas seharusnya kepemilikan senjata diperketat," ujar Pengamat Militer, Mufti Makarim kepada merdeka.com, Selasa (1/5).

Menurut Mufti, senjata sering dijadikan alat untuk meningkatkan posisi tawar yang disalahgunakan. "Jangankan senjata, menggunakan atribut seragamnya saja sudah menunjukkan sikap arogan," kata Mufti.

Bukan hanya anak buahnya atau pelaku yang memegang senjata atau atribut lain, komandannya langsung harus mempertanggungjawabkan bila ada penyalahgunaan prosedur.

Bila terjadi tindak pidana, Mabes TNI harus memproses secara terbuka. Masyarakat kata Mufti, akan respek kepada TNI jika dilepas kepada hukum yang berlaku.

Aksi koboi jalanan itu terjadi, Senin (30/4) di Jalan Palmerah Barat, Jakarta. Aksi jalanan melibatkan pengendara Toyota Avanza warna hijau lumut dengan pelat nomor mobil TNI 1394-00. Pengendara mobil itu mengumbar tembakan saat berkelahi dengan pengendara motor Vespa LX.

Awal mula insiden itu, kendaraan sama-sama melaju dari arah Kebayoran Lama, berhenti tepat di lampu merah depan Apartemen Permata Senayan. Pengemudi Avanza turun karena dihadang pemotor. Tanpa diketahui penyebabnya, kedua pria tersebut berkelahi. Postur pengendara motor yang jauh lebih besar membuat pengemudi Avanza tersudut. Di tengah perkelahian tiba-tiba saja terdengar suara tembakan.

Dalam video berdurasi dua menit itu, tampak jelas perkelahian antara pengendara mobil dengan pengendara Vespa. Pengendara mobil dengan pelat nomor TNI membawa pistol di tangan kanannya. Pria itu bercelana warna krem dengan baju putih, sambil membawa tas. Sementara pengendara vespa berkaos biru dan bercelana pendek. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP