Brimob Riau napak tilas keliling Indonesia

Reporter : Abdullah Sani | Sabtu, 31 Agustus 2013 01:14

Brimob Riau napak tilas keliling Indonesia
HUT ke-67 Bhayangkara. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Untuk mengenang kembali perjuangan Bhayangkara Polri, dilakukan napak tilas dari Sabang sampai Merauke. Napak tilas tersebut dilakukan oleh seluruh anggota Brigadir Mobil (Brimob) di Indonesia. Kali ini, Jumat (30/8) Brimobda Riau yang melakukan napak tilas.

Napak tilas tersebut awalnya dilakukan Brimobda Aceh dengan berjalan kaki menuju Sumatera Utara, Medan. Sesampainya di Medan anggota Brimobda Aceh kembali ke Aceh dan dilanjutkan anggota Brimobda Sumut dengan berjalan kaki ke Sumatera Barat, Padang. Di Padang anggota Brimob Sumut kembali ke Medan dan dilanjutkan oleh anggota Brimob Sumbar dengan berjalan kaki ke Riau, Pekanbaru. Setibanya di Pekanbaru, anggota Brimob Sumbar kembali ke Sumbar dan dilanjutkan anggota Brimobda Riau berjalan kaki menuju Kepulauan Riau (Kepri).

Pelepasan anggota Brimobda Riau yang napak tilas sebanyak 10 orang tersebut langsung dilakukan Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono sekitar pukul 07.30 di Mako Brimobda Riau Jalan KH Ahmad Dahlan. Dalam pelepasan itu juga dilakukan pelepasan anggota Brimobda Sumbar untuk kembali ke Sumbar.

Pada saat pelepasan itu, Kapolda Riau ikut menemani pasukan napak tilas hingga beberapa meter. Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono didampingi Kabid Humas AKBP Hermansyah SIK mengatakan, kegiatan napak tilas sejarah perjuangan Bhayangkara Polri yang dimulai dari Sabang hingga Merauke ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat juang serta jiwa korsa di Korp Polri.

"Ini bertujuan untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan semangat tribrata dan catur prasetya dalam sanubari insan Bhayangkara Polri, kata Condro, Jumat (30/8).

Menurut Condro, polisi telah menjalankan pelbagai tugas untuk menjaga keamanan dan juga terlibat dalam pelbagai pertempuran seperti pertempuran yang terjadi pada 10 November 1945 yang dikenal dengan pertempuran Surabaya.

"Pada masa itu, andil pasukan polisi istimewa sangat besar dalam mengorbankan semangat perlawanan rakyat. Selain itu, Polri juga dilibatkan dalam pelbagai operasi untuk menanggulangi pemberontak DI/TII PKI dan sebagainya, jelasnya.

Untuk mengenang sejarah perjuangan tersebut, Brimob menggelar misi napak tilas yang berlangsung sejak 21 Agustus hingga 14 November mendatang. Penutupan kegiatan ini akan digelar di Mako Korps Brimob di Jakarta. "Kegiatan ini juga untuk memperingati hari Ulang Tahun Brimob, ujarnya.

Hermansyah juga menambahkan, kegiatan napak tilas ini diikuti oleh Brimob yang ada di seluruh Indonesia. "Anggota kita napak tilas ke Kepri. Pelaksanaan napak tilas yang dimulai dari monumen perjuangan Polri di Surabaya ini melintasi 33 provinsi di Indonesia," ujarnya.

[has]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Polisi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Fahri Hamzah dituntut minta maaf sebut buruh cuma datang & gajian
  • Guru musik cabuli 6 siswi SMP negeri di Surabaya
  • Henry Cavill bakal gabung di 'FIFTY SHADES OF GREY DARKER'?
  • Ini yang bakal dilakukan Sutiyoso begitu dilantik jadi KaBIN
  • Jelang pernikahan, Chelsea Olivia jadi sering panik
  • SBY: Tidak elok jika tiba-tiba Demokrat ingin berada dalam kabinet
  • Ingin tampil cantik saat nikah, Chelsea Olivia berhenti diet
  • Dirut Garuda: Penerbangan internasional tidak mengalami gangguan
  • Rio Haryanto menang, Indonesia Raya berkumandang di sirkuit Inggris
  • Muhaimin sebut kinerja kementerian ekonomi belum maksimal
  • SHOW MORE