Merdeka.com tersedia di Google Play


BP2IP Tangerang Bantah Ada Kekerasan saat diklat

Reporter : Mitra Ramadhan | Jumat, 13 Juli 2012 16:30


BP2IP Tangerang Bantah Ada Kekerasan saat diklat

Merdeka.com - Pihak Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tangerang membantah adanya penganiayaan saat diklat orientasi pembelajaran yang dilakukan taruna senior. Dalam diklat salah satu taruna Erfin Juniyanto (19) tewas.

"Saya rasa tidak ada penganiayaan oleh senior. Karena diklat orientasi pembelajaran yang dilaksanakan selama lima hari tidak melibatkan taruna senior, tapi oleh panitia instruktur BP2IP," kata Kepala BP2IP Marihot Simanjuntak saat ditemui di rumah kediaman Erfin, Jumat (12/7).

Menurutnya, diklat dilakukan sejak hari Senin kemarin bersama 270 taruna. Kegiatan yang dilaksanakan di antaranya baris berbaris dan kegiatan kelompok. "Latihan fisik cuma baris berbaris. Tidak ada yang berat apa lagi sampai kekerasan," kata Marihot.

Ia menjelaskan, sejak hari pertama latihan, Erfin memang terlihat letih. Lalu pada hari Selasa, Erfin sempat dibawa ke poliklinik. Kemudian pada hari Kamis kemarin, setelah makan siang, Erfin istirahat di tenda instruktur.

"Dia tertidur di tenda. Instruktur sempat menanyakan apa kondisinya kurang sehat. Lalu disuruh makan, dia makan. Terakhir makan melon, tapi dia makan berserta kulitnya. Setalah itu tangannya bergetar. Karena Erfin tidak menjawab, instruktur langsung membawanya ke rumah sakit," terang Marihot.

Ditanya terkait luka memar dan lecet di kaki Erfin, Marihot menduga akibat sepatu pdl yang dipakainya saat latihan. Namun untuk memastikan apakah itu luka akibat penganiayaan, pihaknya akan melakukan identifikasi. "Kita belum identifikasi terkait luka itu. Jadi belum tau. Tapi kalau luka lecet di kaki, itu biasa dialami taruna lainnya akibat sepatu pdl," terangnya.

Sementara terkait bantuan sumbangan, Marihot mengaku pihak BP2IP tidak ada anggaran untuk itu. Sebenarnya, setiap taruna diberikan asuransi, namun Erfin belum didaftarkan. "Dia masih calon taruna jadi belum dapat asuransi. Tapi kita akan bantu sebisanya," tandasnya.

[did]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anak Sekolah, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anak Sekolah.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • PNS ditemukan tewas di kamar hotel di Banjarmasin
  • SBY bertemu Agum Gumelar, ada apa?
  • Rebutan tanah bengkok 75 Ha, 2 petani di Sumbawa berkelahi
  • Lupita Nyong O resmi jadi artis tercantik dunia
  • Ingin jadi jerapah, wanita ini berusaha panjangkan lehernya
  • Robert Tantular mengaku tak diajak rapat KSSK
  • Gali tanah buat batu bata, warga Magelang temukan 2 Yoni
  • Bangun waduk di Cipedak, Jokowi diprotes warga
  • Dua Paus akan dinobatkan jadi santo
  • Akuisisi BTN tertunda, karena komunikasi Dahlan buruk
  • SHOW MORE