Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BNN selidiki 1.878 handphone narapidana di Jabar

BNN selidiki 1.878 handphone narapidana di Jabar Pusat rehabilitasi pemakai Narkoba BNN. merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kantor Wilayah Kemenkum HAM Jabar menyita sebanyak 1.878 handphone dan 172 sim card dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) Jawa Barat. Selanjutnya Handphone akan diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN).

BNN akan menyelidiki untuk mengetahui jaringan peredaran narkoba di dalam penjara. Setelah diteliti rencananya ribuan handphone itu akan dimusnahkan di Rupbasan dengan cara digilas kendaraan alat berat.

"Kebanyakan HP sitaan tersebut dari Lapas Narkotika. Sisanya dari lapas atau rutan umum," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Nasir Almi, di Rupbasan Kelas I, Bandung, Senin (25/6).

Untuk itu, BNN tengah mendalami isi HP dan sim card, khususnya terkait jaringan peredaran narkoba di dalam lapas maupun rutan. Jumlah telepon seluler itu berasal dari 26 kota atau kabupaten yang memiliki lapas dan rutan di Jawa Barat.

Sementara Kepala Badan Narkotika Provinsi Jabar Anang Pratano mengatakan Handphone yang disita nantinya akan dideteksi peredaran narkoba di dalam lapas atau rutan.

"Kita akan lacak jaringan. Setelah itu, kita titip di Rupbasan dan dimusnahkan," katanya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP