Merdeka.com tersedia di Google Play


Bidan penjual bayi sebut dakwaan JPU amburadul

Reporter : Al Amin | Rabu, 12 Juni 2013 10:51


Bidan penjual bayi sebut dakwaan JPU amburadul
Bayi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Terdakwa otak sindikat perdagangan bayi Hastuti Singgih (62), hari ini akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Persidangan kali ini mengagendakan pembacaan eksepsi dari kuasa hukum.

"Sidang kali ini agenda pembacaan eksepsi. Sidang sekitar pukul 14.00 WIB," kata kuasa hukum ketujuh terdakwa, Ferry Amahorseya saat dihubungi, Rabu (12/6).

Dalam persidangan pertama, yang berlangsung pada Rabu (5/6), Jaksa Penuntut Umum Dede Widyastuti mendakwa Hastuti yang juga seorang bidan ini dengan Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 Pasal 83 tentang Perdagangan Bayi. "Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun, dan minimal 13 tahun," jelas Ferry.

Ferry menambahkan, surat dakwaan yang dibacakan JPU itu amburadul karena tidak sesuai dengan bukti yang ada. "Dakwaan amburadul tidak sesuai dengan penyidikan, tiap surat dakwaan harus berdasarkan pada hasil penyelidikan."

Dia menjelaskan, dalam surat dakwaan disebutkan Hastuti menjual ratusan bayi, sedangkan dalam penyidikan polisi hanya mengamankan enam orang bayi.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat membongkar sindikat penjualan bayi warga miskin di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Para pelaku yakni Hastuti Singgih alias L (62), P(48), A (52), R (51), M (57), E (40) dan LS (35) sudah dibekuk petugas pada awal Februari 2013.

Dalam aksinya, sindikat tersebut menjual bayi mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 80 juta. Sindikat tersebut diketahui sudah beroperasi sejak 1992.

"Tergantung kondisi bayi, apabila cakep dan laki-laki, bisa sampai Rp 70 hingga Rp 80 juta," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi beberapa waktu silam.

[mtf]

KUMPULAN BERITA
# Penjualan Bayi

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Penjualan Bayi, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Penjualan Bayi.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • PDIP sebut puisi jadi 'alat perang' di tangan anak buah Prabowo
  • Nosel segitiga buat mobil murah tak laik ekspor
  • Review: Garuda Jaya kembali pecundangi UEA
  • 2 Kantor kecamatan di Donggala terbakar, surat suara ludes
  • Lamanya proses sidang bikin AQJ resah
  • 5 Diamankan, 1 pelaku pembunuh pasutri kaya di Bandung buron
  • Pengusaha dukung pemerintah naikkan pajak mobil mewah
  • Pembangunan Rusunawa Muara Baru diperkirakan kelar Juli
  • Foto siswa Brasil mainkan drama penyaliban Yesus picu kemarahan
  • Pengacara: JIS tak beri bantuan malah salahkan keluarga korban
  • SHOW MORE