Bentor jadi favorit angkutan di Gorontalo

Reporter : Henny Rachma Sari | Senin, 25 Maret 2013 01:01




Bentor jadi favorit angkutan di Gorontalo
bentor. henny rachma sari. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Bentor atau Becak Motor banyak dijumpai di Gorontalo, Sulawesi Utara. Bentuknya yang menyerupai becak terbilang unik. Kendati menyerupai becak, Bentor telah dimodifikasi pada bagian depan dan belakangnya.

Bagian belakang memakai sepeda motor jenis bebek. Sedangkan bagian depannya masih menyerupai becak. Dari sisi kanan dan kirinya dipasang beberapa lampu, sehingga jika dilihat dari samping, bagian depan Bentor menyerupai kap mobil.

Salah satu tukang ojek Bentor, Sintalib mengatakan dirinya sudah belasan tahun berprofesi sebagai tukang ojek Bentor. "Saya sudah lama nunggangi Bentor," ujar Sintalib dengan logat Gorontalo yang masih kental saat ditemui di depan Gorontalo Mal, Sulawesi Utara, Minggu (24/3).

Pria berusia 53 tahun ini menambahkan, rata-rata para tukang ojek Bentor merupakan pemilik asli angkutan umum yang kerap berlalu lalang di kota tersebut. "Jadi awalnya saya mempunyai motor. Lalu tinggal ke bengkel aja untuk dibuatkan Bentor," cerita bapak dua anak ini.

Harga memodifikasi sebuah sepeda motor yang disulap menjadi Bentor pun bervariasi. "Kalau saya dulu habis sekitar Rp 3 juta. Tapi kalau sekarang sudah sekitar Rp 4 jutaan," tuturnya.

Harga yang bervariasi tersebut tergantung dengan permintaan sang pemilik sepeda motor. "Kalau cuma Bentor biasa itu ya Rp 3 jutaan. Tapi kalau ditambah lampu di kanan kirinya, lalu ada tempat memutar musik itu bisa Rp 4 sampai Rp 4,5 juta," ungkap pria yang tinggal di Jalan Raya Limboto, Telaga, Gorontalo, Sulawesi Utara tersebut.

Untuk tarifnya sendiri dihitung perorang. "Per orangnya Rp 2.000," tambahnya. Sekedar diketahui sekali perjalanan Bentor bisa mengangkut hingga 5 orang sekaligus. Namun, itu pun tergantung postur tubuh masing-masing individunya.

"Kalau badannya kurus-kurus di depan bisa tiga orang lalu di belakang dua. Tapi kalau besar-besar ya hanya bisa angkut tiga orang," ucapnya lagi.

"Untuk jarak, kalau dekat ya Rp 2.000 tapi kalau jauh bisa sampai Rp 15 ribu - Rp 25 ribu. Tergantung pembicaraan awalnya," jelas Sintalib lagi.

Pantauan merdeka.com, lalu lintas di Kota maupun Kabupaten Gorontalo didominasi oleh angkutan umum Bentor. Jarang sekali terlihat angkutan umum seperti angkot apa lagi sebuah bus. Rata-rata warga Gorontalo beraktivitas dengan menggunakan Bentor. Entah itu ke pasar, ke rumah, bahkan menuju kantor mereka.

[has]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Risma gratiskan namanya jadi merek jilbab buatan eks PSK
  • Hanya 50 unit, Mazda rilis New Biante Limited Edition
  • Pasca dihack, Sophia Mueller mention Indra Lesmana
  • Mau Ducati, siapkan dana 3 juta saja!
  • Pembatasan jam kunjung Monas efektif usir PKL bandel
  • ICW desak Kemenkum HAM tak obral pembebasan bersyarat koruptor
  • Jarang cekcok, inilah rahasia Laura Basuki dan Leo Sanjaya
  • Tabrakan beruntun, arus lalu lintas di Jalan TB Simatupang macet
  • Usung Sports Activity Coupe, All-New BMW X4 Meluncur
  • Puan sebut keputusan Mega ketum tetap di Kongres 2015
  • SHOW MORE