Merdeka.com tersedia di Google Play


Bedeng terbakar, 200 TKI di Malaysia kehilangan tempat tinggal

Reporter : Hery H Winarno | Jumat, 10 Mei 2013 10:59


Bedeng terbakar, 200 TKI di Malaysia kehilangan tempat tinggal
Kebakaran pemukiman padat Jembatan Besi. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Sekitar 200 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia kehilangan tempat tinggal. Hal ini karena rumah kongsi (bedeng) mereka di sekitar kawasan Aman Heights Condominium, Seri Kembangan, Selangor, ludes terbakar.

Kebakaran pada Selasa (7/5) pagi tersebut berlangsung dengan cepat dan api melalap bangunan kongsi yang didiami oleh para pekerja Indonesia tersebut.

Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa, namun mereka tidak sempat menyelamatkan harta bendanya termasuk paspor para pekerja tersebut ikut hangus terbakar.

Sebab-sebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan, namun menurut keterangan sejumlah korban bahwa api berasal dari arus pendek atau korsleting listrik dan api terus menjalar kebangunan kongsi.

Seorang WNI yang tinggal tidak jauh dari lokasi kebakaran, Danil Junaidy Daulay kepada di Kuala Lumpur, mengatakan banyak wanita dan anak-anak yang tidak sempat menyelamatkan harta bendanya termasuk paspor dan uang mereka.

"Yang tinggal hanya pakaian yang melekat di badan saja," kata Danil yang Jumat pagi sempat berkunjung ke lokasi kebakaran yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Seperti dikutip dari Antara, Jumat (10/5).

Dijelaskannya bahwa rumah kongsi adalah rumah tinggal sementara para TKI yang bekerja di bidang konstruksi, terbuat dari triplek dan bahan-bahan sederhana yang mudah terbakar. Para pekerja tersebut, di antaranya ada yang baru datang dan bekerja tiga hari.

"Kebanyakan korban berasal dari Flores, Madura dan Jawa," ungkapnya.

Para korban kebakaran tersebut, untuk sementara ini ditempatkan di sebuah bangunan yang belum jadi tanpa jendela sehingga kalau malam hari terasa dingin.

Sementara itu, sejumlah warga negara Indonesia yang mengetahui peristiwa tersebut lewat jejaring sosial kini sedang mengumpulkan bantuan untuk para korban. Sejumlah ibu-ibu sedang mengumpulkan baju yang masih layak pakai, makanan dan barang yang sekiranya dibutuhkan.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian para ibu-ibu dan WNI lainnya atas bantuannya kepada para korban kebakaran tersebut," kata Danil.

Selain itu, kata dia, para korban kebakaran berharap pihak KBRI Kuala Lumpur dapat memberikan kemudahan untuk memproses pengurusan paspor mereka yang terbakar tersebut.

[hhw]

KUMPULAN BERITA
# Kebakaran# TKI Malaysia

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kebakaran, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kebakaran.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Disebut utang pada Prabowo, SDA bilang 'murni dukungan pribadi'
  • JIS klaim selektif saat mencari tenaga pengajar
  • SDA ngotot dukung Prabowo di Pilpres 2014
  • Dino ingin teladani Perdana Menteri Ali Sostroamidjojo
  • KPK bakal seret BCA dalam kasus Hadi Poernomo
  • Bartra akhirnya akui kecepatan Bale
  • Awal Mei, Boediono dan Sri Mulyani jadi saksi di sidang Century
  • JIS mengaku tahu ada korban sodomi baru dari media
  • Bunuh pari manta cuma Rp 4 juta, jadi wisata bahari Rp 40 M
  • Asal muasal penemuan batu akik di Cilandak
  • SHOW MORE