Baru 14 persen laki-laki doyan pakai kondom

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Rabu, 3 Oktober 2012 14:30




Baru 14 persen laki-laki doyan pakai kondom
Kondom. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/artiomp

Merdeka.com - Badan Perencanaan Nasional mencatat masih sedikit laki-laki Indonesia yang menggunakan kondom. Padahal penggunaan kondom diharapkan bisa meminimalkan penyebaran HIV/AIDS, seperti yang ditargetkan dalam Millenium Development Goals (MDGs).

Saat ini, paling tidak baru 14 persen laki-laki yang mau memakai kondom dan perempuan sebanyak 35 persen. "Kami akan terus tingkatkan," kata Deputi Menteri Negara PPN Bidang SDM dan Kebudayaan, Nina Sardjunani di gedung Bidakara, Jakarta, Rabu (3/10).

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) mengakui beberapa target Millenium Development Goals (MDGs), pencapaian saat ini masih jauh dari target final di 2015. Diantaranya, kemiskinan, kematian ibu hamil, penularan HIV/AIDS, luas kawasan tertutup pepohonan dan porsi penggunaan internet.

Dia mengatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan kinerja seperti dalam perbaikan kebijakan dan menggandeng pihak swasta dalam pelaksanaan beberapa proyek."Kami mendorong pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan mensinergikan pencapaian MDGs," ungkapnya.

[arr]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# HIV/AIDS

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ketua DPD Golkar ngaku disuruh Ical gelar Munas di Bali
  • Menteri Hanif cabut izin penampungan TKI ilegal di Tebet
  • Ini alasan PBNU minta Jokowi jadikan 22 Oktober Hari Santri
  • 4G-LTE mulai dikomersialisasikan pada pertengahan 2015 mendatang
  • JK nilai peranan perempuan semakin meningkat
  • Honeymoon Raffi - Gigi di Sumatra bakal tayang secara live!
  • JK sebut penunjukan Jaksa Agung tak perlu libatkan KPK & PPATK
  • Udar Pristono adukan jaksa ke Komisi Kejaksaan
  • Apindo ancam relokasi perusahaan, Soekarwo sebut tidak mungkin
  • Pemerintah janji pantau langsung pembangunan daerah
  • SHOW MORE