Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bandara Polonia masih dijaga ketat

Bandara Polonia masih dijaga ketat Kawat duri dan pengamanan polisi di depan Bandara Polonia, Medan. merdeka.com/yan muhardiansyah.

Merdeka.com - Aparat keamanan yang terdiri dari kepolisian dibantu TNI masih menjaga sejumlah kawasan dan obyek-obyek vital di Kota Medan, Sumatera Utara. Bandara Polonia yang sempat dikepung massa pada unjuk rasa kemarin, hari ini masih mendapat pengawalan ketat.

Pantauan merdeka.com, Selasa (27/3) pagi, di kawasan Bandara Polonia, kawat duri sudah dibuka sebagian. Sementara itu, aparat kepolisian masih berjaga dan mengatur lalu lintas. "Memang belum ada kabar pendemo akan masuk ke sini, tapi kita tetap berjaga untuk menjaga kemungkinan yang tak diinginkan," kata Kompol H Siagian, seorang perwira kepolisan yang sedang bertugas.

Sementara di depan jalan keluar Tol Belmera di Bandar Selamat, Medan, lima truk tentara dari Batalion Arhanudse masih berjaga. Sejumlah polisi dan petugas Dinas Perhubungan juga siaga di sana.

Obyek vital yang mendapat perhatian khusus adalah SPBU. Setiap SPBU minimal dijaga dua aparat TNI dan satu polisi. Aparat kepolisian juga masih berjaga di lokasi-lokasi yang kerap menjadi titik kumpul unjuk rasa, seperti Bundaran Mayestik, Jalan Gatot Subroto, Medan. Ambulans juga tampak disiagakan.

Sementara itu, truk-truk TNI yang mengangkut tentara berseliweran di jalan-jalan Kota Medan. Barikade kawat duri juga masih terpasang di sejumlah objek vital di Medan, seperti Gedung DPRD Sumut dan DPRD Medan.

Beredar informasi bahwa ribuan buruh dari Kawasan Industri Medan (KIM) akan berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut. Mereka disebut akan berkumpul di Lapangan Merdeka, Medan.

Kondisi Kota Medan sendiri masih kondusif. Aktivitas warga tampak normal. Suasana di jalan tampak lebih ramai dari kemarin. Toko-toko tampak beraktivitas normal. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP