Bandara Kertajati ditargetkan rampung 2018

    Reporter : Andrian Salam Wiyono | Senin, 2 Juli 2012 18:29

    Bandara Kertajati ditargetkan rampung 2018
    Ilustrasi

    Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka bisa rampung pada 2018. Sejauh ini proses pembangunan bandara international tersebut tidak menemui hambatan.

    Proses pembebasan lahan yang semula terganjal aturan, sudah selesai karena ada keputusan dari Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memakai aturan lama.

    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat Deny Juanda Puradimaja mengatakan, saat ini proses pembangunan sudah masuk pada proses perundingan antara pemerintah, melalui Pemkab Majalengka, dengan masyarakat yang terkena pembebasan lahan.

    "Berdasarkan pemaparan Wakil Bupati Majalengka, masyarakat di sana sudah kondusif. Sekarang masalahnya tinggal berunding bayar membayar," katanya di Ruang Malabar Gedung Sate Jalan Diponegoro, Bandung, Senin (2/7).

    Dia berharap bahwa satu-satunya bandara internasional yang ada di Jawa Barat bisa rampung bahkan bisa beroperasi pada tahun 2018 nanti.

    Untuk mempercepat proses pembangunan tersebut, Pemprov Jabar melalui Badan Koordinasi Promosi Penanaman Modal Daerah (BKPPMD) Jabar sedang menggodok market sounding yang rencananya akan dilakukan November 2011. Nantinya BKPPMD mempersiapkan secara gamblang penawaran kepada pihak swasta.

    Selain pembangunan BIJB Kertajati, pemerintah pun mempersiapkan kawasan aero city. "Jadi pada rapat tadi juga dibahas mengenai pembangunan aero city. Karena kami sendiri memiliki lahan 1.800 hektar untuk bandaranya sedangkan untuk aero city nya kami siapkan sekitar 3.200 hektar," kata dia.

    Saat ini diakui, Deny pihaknya telah meminta Kemenhub untuk mengarahkan Pemprov Jabar untuk mempercepat proses sehingga BIJB sudah beroperasi sesuai target.

    [tts]

    Rekomendasi Pilihan


    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE