Merdeka.com tersedia di Google Play


Bandar di Medan dibekuk, 6,5 kg sabu disita

Reporter : Yan Muhardiansyah | Kamis, 30 Mei 2013 18:29


Bandar di Medan dibekuk, 6,5 kg sabu disita
ilustrasi shabu. Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sumut menggerebek rumah bandar narkoba di Jalan Wajir, Medan. Tujuh orang diamankan dari lokasi itu bersama 6,5 kg sabu-sabu.

Satu di antara tiga laki-laki yang diamankan merupakan pemilik rumah yang diduga sebagai bandar, yaitu YDS. Dua rekannya yaitu BD dan FB pun ditengarai sebagai pengedar.

Sementara itu, tiga dari empat perempuan yang turut diamankan dan menjalani tes sudah dinyatakan positif menggunakan narkoba.

"Ada empat wanita, tiga positif menggunakan narkoba, yang satu lagi istri tersangka. Keempatnya masih diperiksa untuk diselidiki," kata Komisaris Besar Rudi Trenggono kepada wartawan di kantor BNN Sumut, Jalan Megawati/Jalan Halat Medan, Kamis (30/5).

Dia memaparkan penggerebekan ruko di sebelah karaoke keluarga di Jalan Wajir itu dilakukan setelah pihaknya melakukan pemantauan selama sebulan.

"Tempat itu kita gerebek tadi malam (Rabu, 29/5) habis magrib," jelasnya.

YDS diduga merupakan bandar besar, karena dia ditangkap bersama barang bukti sabu-sabu dengan berat sekitar 6,5 kg, 50 butir ekstasi, uang tunai Rp 200 juta, sejumlah airsoft gun. Sindikatnya diduga tidak menjual sabu-sabu dengan sistem eceran, karena barang ilegal itu ditemukan sedang dikemas dengan berat 100 gram tiap bungkusnya.

Sindikat YDS disinyalir mendapatkan sabu-sabu dari Tanjungbalai, Sumut, yang dikirim dari luar negeri. Mereka diduga mendistribusikannya di wilayah Medan sekitarnya.

Saat YDS digeledah, petugas juga menemukan kartu pers dari tangannya. Dia juga mengaku berprofesi sebagai pengacara.

Petugas BNP sempat bergerak ke sebuah hotel setelah menggerebek rumah YDS. "Ternyata tidak ada apa-apa, hanya orang kumpul-kumpul di sana," jelas Rudi.

Dia mengatakan, kasus ini terus dikembangkan. Tim dari BNP kini masih menyebar untuk menindaklanjuti penangkapan ini. "Sementara ini masih kita kembangkan," ujarnya.

[ren]

KUMPULAN BERITA
# Kasus Narkoba

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kasus Narkoba, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kasus Narkoba.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Hah? Film Sepatu Dahlan Menghilang Dari Banyak Bioskop
  • Din Syamsuddin anggap partai Islam dulu tiarap dan pingsan
  • Septy Sanustika Ungkapkan Alasan Mengapa Ia Lepas Jilbab
  • Gunung Nemrut, persemayaman dewa-dewa yang terpenggal
  • Soal koalisi, Demokrat minta elite contoh semangat Timnas U-19
  • Infrastruktur buruk, Jakarta sulit lepas dari kemacetan
  • TPS 1 Desa Pungki Aceh lakukan pencoblosan ulang
  • Stres memperburuk alergi yang diderita?
  • LP Sukamiskin dirazia, petugas temukan tablet dan senjata tajam
  • Caleb & Cody Walker Rampungkan Bagian Paul Walker di Fast 7
  • SHOW MORE