Balas dendam, geng motor di Bandung salah sasaran

    Reporter : Andrian Salam Wiyono | Kamis, 22 November 2012 15:19

    Balas dendam, geng motor di Bandung salah sasaran
    ilustrasi geng motor. ©2012 Merdeka.com

    Merdeka.com - Geng motor kembali berulah di Bandung. Tiga pelaku berinisial F (18), A (18) dan N (25) yang berbendera XTC melakukan penyerangan terhadap Hendri dan Taufik. Pelaku juga merampok sepeda motor milik Aldi (18).


    Pelaku menghujamkan samurai hingga menyebabkan luka sobek pada bagian kepala dan lengan Hendri dan Taufik. Beruntung korban masih bisa diselamatkan, dan dalam perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

    Sementara pelaku menghantam Aldi dengan senjata tajam ketika melintas di Jalan Cibeunying Kolot. Motor korban bernomor polisi D 2956 YU, dibawa kabur pelaku.

    Kapolsek Cibeunying Kaler Kompol Suhartono mengatakan, pelaku ditangkap di wilayah Kabupaten Bandung. Petugas juga mengamankan empat pria yang diduga terlibat serta samurai dan motor yang digunakan dalam penyerangan tersebut.

    "Keempat pelaku tidak terlibat langsung, tapi ikut dalam iring-iringan jadi masih berstatus saksi," ujarnya.

    Pelaku beralasan melakukan kejahatan tersebut atas dasar solidaritas terhadap serangan geng motor lain Moonraker. "Saya disuruh teman, karena teman saya dipukul sama palu sama anak Moonraker akhirnya saya melakukan tindakan sama," ungkap pelaku berinisial F di Mapolsek Cibeunying Kaler, Bandung.

    Namun, F tidak yakin bahwa para korban merupakan pelaku yang menyerang temannya. "Saya tidak tahu, belum tentu juga," katanya.

    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku ditahan di Mapolsek Cibeunying Kaler. Pelaku diancam dengan pasal 365 KUHP dan 170 KUHP tentang TIndak Kekerasan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

    [ded]

    Rekomendasi Pilihan

    KUMPULAN BERITA
    # Geng Motor

    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE