Asyik mesum di hotel, 5 pasangan digerebek polisi

Reporter : Didi Syafirdi | Selasa, 2 April 2013 00:31




Asyik mesum di hotel, 5 pasangan digerebek polisi
Pasangan mesum di Surabaya. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Satuan Sabhara Unit Patroli Kota Polresta Banjarmasin melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat). Hasilnya, lima pasangan yang diduga berbuat mesum diamankan di hotel.

Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin Kompol Haryono MT mengatakan, lima pasangan yang bukan suami istri itu diamankan dari tiga hotel.

Lima pasangan itu terjaring razia pekat di Hotel Kelayan Indah terdapat dua pasangan di antaranya Ariyadi (24) dan Aminah (20), keduanya warga jalan Kelayab B, serta Purnomo (40), warga Jalan Trisakti dan Maya (24), warga Jalan Anjir Km 19.

Berikutnya, polisi kembali mendatangi penginapan Swarga yang berlokasi di Pasar Sudimampir, di penginapan itu polisi menemukan satu pasangan bernama Haris (38) warga Marabahan Batola dan Noor Halifah (35) warga Kalimantan Timur.

Kemudian dilanjutkan lagi mendatangi Home stay Rindang Raya yang berlokasi di jalan Hasanudin, ditemukan dua pasangan dalam satu kamar yang diketahui bernama Thaibah (19) dan Mahrita (18), warga jalan Tembus Mantuil Banjarmasin Selatan dan Rudi Haryadi (20), warga Jalan Melati Indah Banjarmasin Timur serta Syamsul Bahri (20), warga Jalan Prona Banjarmasin.

"Jumlah pasangan yang terjaring dalam razia pekat yang dilakukan oleh Unit Patroli Kota itu menjaring lima pasangan yang saat diperiksa sedang asyik di dalam kamar hotel," terangnya.

Haryono terus mengatakan, ke lima pasangan yang diduga mesum di kamar hotel itu, langsung digiring ke Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin untuk dilakukan pendataan dan pembinaan oleh polisi.

Selain dilakukan pendataan dan pembinaan, mereka yang masuk unsur tindak pidana ringan (Tipiring) seperti tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) maka harus menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Banjarmasin.

"Kita akan lakukan razia pekat ini secara rutin, karena banyaknya laporan masyarakat yang menyatakan banyak pasangan diluar nikah yang ngamar dan perbuatan mereka itu membikin resah masyarakat sekitar," ucap pria berpangkat Kompol itu.

Diterangkan, razia pekat hotel/penginapan itu bertujuan untuk antisipasi kejahatan atau tindak pidana di dalam kamar hotel serta untuk antisipasi siapa tau ada pelaku kejahatan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sedang sembunyi di hotel.

Bukan itu, yang jelas razia pekat ini untuk menjaga dan memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat diwilayah Kota Banjarmasin agar selalu dan tetap kondusif, demikian Haryono.

Baca juga:
Ulama: Kumpul kebo perlu masuk KUHP, pidanakan pelakunya!
Tolak layani om-om, B sempat dipukuli
Cegah Pura jadi tempat ngeseks, bupati akan perketat penjagaan
Kasus bule mesum, Bupati Gianyar akan pasang CCTV di Pura
Polisi masih kesulitan ungkap kasus pencabulan Habib Hasan

[did]

KUMPULAN BERITA
# Kasus Asusila

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Dulu akrab, Lee Min Ho tak lagi hubungi Kim Sung Ryung
  • Tak naikkan harga tiket, penumpang Citilink melonjak 20 persen
  • Ryamizard mengaku siap jika diminta Jokowi jadi menteri
  • Ryamizard minta Menhan dan Menko Polhukam dari purn TNI
  • 26.860 Orang di Bali terserang diare
  • Lebaran, Ahok akan tertibkan pemukiman liar
  • Ini saran Kapolri untuk hindari kepadatan jalur mudik
  • Kubu Jokowi percaya MK kini tak seperti dipimpin Akil
  • Sampai H-4 sudah terjadi 571 kecelakaan
  • Tim Prabowo tak jadi pakai 10 truk, tapi 15 mobil lapis baja
  • SHOW MORE