Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Artha Graha disebut biayai perusahaan Nunun

Artha Graha disebut biayai perusahaan Nunun Sidang pengadilan Tipikor

Merdeka.com - Mantan Direktur Operasional PT Wahana Esa Sejati Arie Malangjudo membeberkan asal muasal perusahaannya. Perusahaan yang terletak di Riau tersebut rencananya akan menanam kebun kelapa sawit dan pabrik pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas 30 ton per jam.

 

Untuk itu, perusahaan membutuhkan modal kerja dan juga kredit investasi. Perusahaan akhirnya mengajukan pinjaman kepada dua bank, untuk keperluan kredit modal kerja diperoleh dari Bank Artha Graha senilai sekitar Rp 11 miliar.

 

“Ada juga kita dapat kredit modal kerja dari Artha Graha sekitar Rp 11 sekian miliar,” ujar Arie di pemgadilan Tipikor, Rabu (8/3).

 

Arie mengaku tidak tahu menahu soal proses pengajuan kredit tersebut kepada Bank Artha Graha. Dia hanya mengikuti proses pengajuan kredit investasi yang digelontorkan oleh Bank Bukopin senilai Rp 39 miliar.

 

“Saya tidak mengikuti waktu proses pemberian bantuan kredit itu (Kerdit Modal kerja Artha Graha). Untuk kredit investasi (dari Bank Bukopin) baru saya ikuti karena butuh keterangan. Tapi waktu modal kerja saya tidak mengikuti,” ungkap Arie

 

Proses peminjaman pada kedua bank tersebut berlangsung pada pertengahan 2004. Modal pembangunan pabrik kelapa sawit selain dari pinjaman bank juga diperoleh dari modal sendiri milik perusahaan senilai Rp 16 miliar.

Seperti diketahui sebelumnya terdapat dugaan keterlibatan Artha Graha sebagai sponsor 480 lembar cek pelawat senilai Rp 24 miliar yang dibagikan Nunun kepada anggota DPR RI periode 1999-2004. Cek ini dibagikan agar anggota DPR memilih Miranda Swaray Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior BI Periode 2004.

 

Adapun cek pelawat yang menjadi alat suap dalam kasus ini dibeli dari Bank Artha Graha. Pembelian itu dilakukan pada 8 Juni 2004 oleh bank itu dari PT Bank Internasional Indonesia (BII) Tbk. Cek tersebut dibeli oleh Bank Artha Graha atas permintaan dari PT First Mujur Plantation and Industry. Bank Artha Graha sendiri merupakan bagian dari Grup Artha Graha yang dimiliki oleh Tommy Winata. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP