Argo Bromo Anggrek anjlok, penumpang dievakuasi ke Stasiun Pagaden
Merdeka.com - Pasca kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek yang mengalami anjlok di Kilometer 129 di wilayah Cipunagara Subang, Jawa Barat, proses evakuasi terhadap para penumpang masih dilakukan oleh petugas PT. KAI dan Kepolisian dari Resor Subang. Rencananya seluruh penumpang di kereta Argo Bromo tersebut akan diarahkan ke stasiun Pagaden Subang.
"Proses evakuasi masih kita lakukan, penumpang ditarik ke Stasiun Pagaden subang terlebih dahulu," kata Kapolres Subang, AKBP Agus Nurpatri, Rabu (11/11).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa anjloknya kereta Api Argo Bromo Anggrek ini. Termasuk pengemudi Truk Boks B 9977 TCD, bernama Eko, Warga Pagaden, Subang yang tertabrak.
"Pengemudi truk juga selamat karena dapat menyelamatkan diri saat insiden terjadi," ujar Agus.
Peristiwa Anjloknya Kereta Api Argo Bromo Anggrek Rute Gambir-Pasar Turi Surabaya terjadi sekitar Pukul 11.45 WIB. Kejadian bermula saat Kereta api tengah melaju dari arah jakarta menuju Surabaya, namun saat berada di salah satu perlintasan tanpa palang pintu, kereta menghantam Truk Boks yang mengalami mogok.
"Kejadiannya sekitar Pukul 11.45 WIB. Kereta datang dari arah jakarta, tiba-tiba kereta menabrak Truk Boks yang mogok," kata Yudhi Heryawan Juanda, salah seorang warga yang ada di lokasi.
Dari kejadian ini, Lokomotif kereta anjlok dan keluar dari lintasan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya