Anggota polisi terlibat pembakaran gadis di Sleman

Reporter : Parwito | Rabu, 24 April 2013 14:41




Anggota polisi terlibat pembakaran gadis di Sleman
Pelaku pembakaran gadis di Sleman. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Jajaran Satreskrim Polres Sleman membekuk terduga pelaku utama kasus pembunuhan, pemerkosaan, sekaligus pembakaran terhadap Priya Puspita Restanti (16) warga Medelan, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman DIY. Adapun enam pelaku yang sebelumnya diamankan, Yn, Bg, Shy, Ar, Ed, serta satu tambahan tersangka yang merupakan anggota polisi berinisial HRD.

Kapolres Sleman AKBP Hery Sutrisman mengatakan, terduga pelaku utama Ca, diringkus di Tegaltirto Berbah Sleman, Selasa (23/4) malam.

Sementara ini polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif terkait keterlibatan dan peran Ca atas kasus tersebut. Adapun jumlah tersangka yang telah diamankan sebanyak tujuh orang.

"Peran dan keterlibatannya, masih terus kita dalami," kata Hery di Mapolres Sleman, Rabu (24/4).

Lebih lanjut Hery menambahkan, mengenai motif kejadian itu, pihaknya belum bisa menyimpulkan secara jelas. Pasalnya, dari penyidikan tersangka yang sebelumnya diamankan, keterangan yang dihasilkan itu masih simpang siur mengenai motifnya, termasuk siapa pelaku utamanya.

Kendati demikian, polisi memfokuskan penyidikan terhadap Ca, dimana ia sendiri yang memiliki skenario mulai dari pemerkosaan hingga pembakaran terhadap korban.

Kemudian, mengenai adanya dugaan keterlibatan anggota polisi berinisial HRD, Hery membenarkannya. Meskipun, hal ini masih perlu dilakukan penyidikan lebih lanjut mengenai keterlibatan dan peran prajurit berpangkat brigadir polisi tersebut. Sejauh ini, polisi telah mengamankannya, dan telah diperiksa oleh Propam Polres Sleman.

"HRD masih kita dalami pemeriksaannya. Bagaimana peran dan keterlibatannya," imbuh Hery.

Dari keterangan kelima tersangka, lanjut Hery, HRD sendiri memang saat kejadian berada di lokasi kejadian. Namun demikian, apakah ia juga ikut menikmati tubuh korban, polisi masih mendalaminya.

Di samping itu, mengenai dugaan skenario HRD dalam penghilangan barang bukti dan pembakaran korban, hal itu masih terlalu jauh. Dalam perkembangannya, jika nanti terbukti bersalah, HRD akan dijatuhi sanksi disiplin Polri.

"Apakah HRD yang menyusun rencana itu?, kita dalami dulu pemeriksaan semua tersangka," kata Hery.

[hhw]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Keluarga masih berharap seluruh jenazah korban AirAsia ditemukan
  • Review: Juventus tertahan di Friuli
  • Pencurian motor sadis di Bekasi, 4 pelaku tewas ditembak polisi
  • Diduga sipir lupa kunci pintu sel, dua tahanan Polres Boyolali kabur
  • Hujan dan angin kencang hantam Klaten, puluhan pohon tumbang
  • Review: Bintang lima Arsenal
  • Sempat nolak, Olivia Pramaisella akhirnya jadi istri Baron
  • Mulai 15 Februari, tak ada lagi konter penjualan tiket di bandara
  • Review: Jinakkan Persib, Arema juara IIC 2014
  • Denny Indrayana: Hakim praperadilan BG sudah 8 kali dilaporkan ke KY
  • SHOW MORE