Anggaran kesehatan napi akan naik dari Rp 1.000 per hari

Reporter : Putri Artika R | Selasa, 21 Mei 2013 04:02




Anggaran kesehatan napi akan naik dari Rp 1.000 per hari
Ilustrasi penjara. ©2012 Shutterstock/rook76

Merdeka.com - Kementerian Hukum dan HAM berjanji akan meningkatkan anggaran kesehatan para Narapidana. Kini Pihaknya tengah mengupayakan hal itu dengan membahas bersama DPR.

"Ya ditingkatkan. Ditingkatkan, kita akan tingkatkan, kita sedang bicara dengan DPR," ujar Wakil Kemenkumham Denny Indrayana, di Acara Peluncuran pedoman penegakan hukum multi door kasus SDA dan Lingkungan Hidup, Hotel Le Meridien Jakarta, Senin (20/5).

Denny berjanji anggaran kesehatan Napi tidak akan Rp 1.000 per hari lagi. Namun, saat ditanya berapa besaran anggaran yang ditingkatkan, Denny enggan menjawab.

"Angkanya yang paling ngerti teman-teman di dirjen pemasyarakatan. Tentu saja itungan biaya kesehatan ya, standarnya saja. Maksimal yang bisa dari anggaran kita," tutupnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham mengakui anggaran alokasi kesehatan untuk narapidana hanya Rp.1000/hari. Pihaknya mengatakan memang kurang memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi nara pidana.

Anggaran kesehatan Napi Diatur di dalam PP no 31 tahun 1999 tentang perawatan tahanan. Namun, negara memiliki keterbatasan, besaran anggaran kesehatan napi itu seribu per hari yaitu untuk lapas rutan.

"Jadi anggaran saat ini di lapas rutan itu untuk setiap penghuninya seribu per hari dan itu memang anggaran itu untuk pertolongan pertama saja," ujar Humas Ditjen Pas Akbar Hadi, beberapa waktu lalu.

[ian]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman




Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Menebak asal muasal istilah 'jos gandos'
  • Tragis, hanya karena saling tatap dua aparat duel hingga tewas
  • Cerita anak-anak kepala negara dari masa ke masa
  • Ini 5 tips fashion untuk wanita gemuk!
  • Putra bungsu Jokowi ingin lanjut kuliah bisnis di Singapura
  • Festival seni di Semarang lupakan legenda Ki Ageng Pandaran
  • Belasan ribu keluarga miskin di Solo tak terima kompensasi BBM
  • Ini daftar lengkap UMK 27 kabupaten/kota di Jawa Barat
  • Kapolda Papua pecat anak buah jual amunisi ke warga
  • Ancelotti isyaratkan siap tampung Messi di Madrid
  • SHOW MORE