Anak DN Aidit: Film G 30 S/PKI membuat marah rakyat Indonesia

Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi | Senin, 1 Oktober 2012 19:47

Anak DN Aidit: Film G 30 S/PKI membuat marah rakyat Indonesia
Penggalan film G 30 S/PKI. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejak peristiwa 1965, PKI seolah menjadi partai haram di republik ini. Ribuan kadernya dibantai dan dipenjarakan tanpa proses peradilan. Begitu juga nasib yang menimpa para keluarga dan anak PKI.

Label sebagai anak PKI membuat hidup mereka terlunta-lunta. Hal ini lah yang sempat dialami Ilham Aidit, anak dari DN Aidit.

"Saya didiskriminasikan. Saya lima bersaudara, saya anak keempat, saudara kembar saya meninggal. Saat PKI habis saya dibawa ke Moskow, tapi mau pulang ke Indonesia di tolak, di Moskow kami juga ditolak," kenang Ilham.

Hal ini dia sampaikan saat menghadiri acara Forum Silaturahmi Anak Bangsa di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/10).

Dari Moskow, keluarga Ilham lalu ke China. Di China pun dia juga di tolak dan tetap tidak bisa kembali ke Indonesia. "Akhirnya di Paris dan menetap dan jadi warga sana," terangnya.

"Saya selama 23 tahun tidak berani memakai nama Aidit, toh akan dipersulit kalau saya pakai nama itu," terangnya.

Setelah kembali ke Indonesia pun diskriminasi selalu dia terima. Orang-orang selalu mengkaitkan dirinya dengan PKI yang dianggap sebagai organisasi terlarang.

"Film PKI itu rekayasa terutama adegan di lubang buaya, film itu membuat marah berkepanjangan di masyarakat Indonesia. Film itu adalah film titipan," imbuhnya.

[hhw]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# G30S

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Pemerintah sebut Indonesia kaya energi, padahal kenyataannya miskin
  • Pemukul Pemotret foto syur Abraham Samad diciduk di Bandung
  • Sering keliling dunia, Elvira Devinamira favoritkan Banyuwangi
  • Menteri Jonan belum bisa pastikan penyebab kecelakaan KA Bangunkarta
  • Cerita pengungsi tampan Rohingya dapat HP dari seorang dokter
  • Pengungsi Rohingya ogah pulang, pilih ingin jadi warga Indonesia
  • Menkeu sebut Jokowi-JK jadi satu-satunya pemberi dana bangun desa
  • Cerita Habibie pertama kali bertemu Soeharto di Jerman tahun 1974
  • Kecelakaan kereta di India, ratusan penumpang selamat
  • Kontak senjata dengan polisi, seorang anggota Din Minimi tewas
  • SHOW MORE