Kelompok dari National Papua Solidarity saat melakukan aksi di depan Gedung Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (7/6).
Demo
Kelompok dari National Papua Solidarity saat melakukan aksi di depan Gedung Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (7/6).
Dalam aksinya mereka menuntut terhadap pemerintahan SBY untuk bertanggung jawab atas kekerasan dan penembakan yang terus meningkat di Papua.
Mereka menuntut agar kasus pelanggaran HAM di Papua harus segera diadili dan menarik militer keluar dari Papua.
Pengunjuk rasa memegang poster bergambar burung garuda dan hanya ada tulisan tanda tanya saja pada tubuh garuda.
Pengunjuk rasa membentang poster yang menampilkan gambaran pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.
Aksi kelompok dari National Papua Solidarity saat melakukan unjuk rasa di depan Gedung Istana Merdeka, Jakarta.
BEM SI Kerakyatan menanggapi rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 mendatang.
Baca SelengkapnyaSetelah menyampaikan aspirasi melalui orasi dan membawa sejumlah tuntutan, massa aksi mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB.
Baca SelengkapnyaSetibanya di lokasi, para peserta membentangkan berbagai spanduk yang memuat tuntutan kepada pemerintah.
Baca SelengkapnyaKarena itu, BEM SI Kerakyatan belum mengambil keputusan untuk bergabung dalam aksi yang rencananya digelar sejumlah elemen mahasiswa.
Baca SelengkapnyaAksi tersebut merupakan hasil konsolidasi terakhir yang digelar di Universitas Indonesia (UI), Depok, pada Rabu (10/6/2026) malam.
Baca SelengkapnyaPolisi mengerahkan 607 personel gabungan untuk mengamankan tiga aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat. Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional.
Baca SelengkapnyaDalam aksi tersebut, tiga mahasiswa melakukan aksi simbolik dengan menjahit mulut sebagai bentuk protes.
Baca SelengkapnyaBelakangan narasi yang menyebut bakal ada demo besar seperti zaman reformasi 1998 semakin menguat di tengah masyarakat.
Baca SelengkapnyaAksi pemukulan dilakukan AR terhadap anggota kepolisian terekam kamera dan viral di media sosial.
Baca SelengkapnyaPolisi mengerahkan 584 personel gabungan untuk mengawal dua aksi unjuk rasa di DPR/MPR RI dan Kantor BGN RI, Jakarta Pusat.
Baca SelengkapnyaDirektur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Ade Sapari menyebut penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut.
Baca SelengkapnyaHal ini karena ada sejumlah mahasiswa menggelar aksi di Gedung Kemdiktisaintek dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Baca Selengkapnya