
Oleksandr Kucher Olahragawan
Gwendolyn L. Ifill Tokoh Pers
John Rigas Pengusaha
Semen Gresik Perusahaan
Intrafood Perusahaan
Merdeka.com - Buku berjudul 'Saatnya Aku Belajar Pacaran' menuai kecaman karena isinya mengajarkan pasangan yang tengah berpacaran untuk melakukan hubungan seks. Salah satu yang menentang penerbitan dan penjualan buku tersebut adalah anggota DPD asal DKI Jakarta Fahira Idris.
"Bila ada informasi HP, Alamat, Email Sdr. TOGE & Penerbit Brilian Internasional tolong mention @fahiraidris /kirim SMS/ Email di bio saya," tulis Fahira melalui akun Twitter pribadinya, Rabu (4/1).
Dari penelusuran merdeka.com, Rabu (4/2), sang pengarang Toge Aprilianto menuliskan, wajar jika seorang lelaki atau perempuan mengajak pasangannya berhubungan seks. Menurutnya, hal itu merupakan hal yang alamiah.
"Sebetulnya, wajar kok kalo pacar kamu ngajak ML. Wajar juga kalo kamu ngajak pacarmu ML. Hal itu kan alamiah-naluriah. Jadi, itu justru pertanda kalo kamu dan/atau pacarmu masih punya energi buat terlibat dalam proses reproduksi, yang memang sewajarnya dimiliki oleh mahluk hidup."

"Jadi, kalo pacarmu ngajak ML, kamu boleh aja nurutin maunya dia, kalo kamu sanggup. Artinya, kamu mau nglakuin itu n kamu juga siap ngadepin akibatnya, lebih baik ga kamu lakuin daripada kalopun dilakuin akhirnya jadi ga asik gara-gara pikiranmu n perasaanmu ga kompak."
Buku 'Saatnya Aku Belajar Pacaran' diterbitkan oleh Brilian Internasional. Buku ini dirilis pada 2010.
Baca juga:
Tulis buku ngeseks saat pacaran wajar, psikolog ini minta maaf
Tulis buku ngeseks saat pacaran wajar, penulis enggan komentar lagi
Ikuti perintah Jokowi, eks dubes dilantik jadi bos BP Batam
Pria Yahudi korban Bom Brussels minta publik tak membenci Islam
Aktor 'Descendants of the Sun' segera main bareng Park Shin Hye
Setelah dari Papua, Jokowi terbang ke Maluku resmikan 5 pelabuhan
Paket Wisata Murah Buat yang Ingin Liburan ke Korea
Banyak masalah di balik perda zonasi, tapi Ahok ngotot reklamasi
Harga minyak naik buat Rupiah menguat tipis 10 poin
Ini bukti Menteri Susi kerja keras bukan kejar jabatan
Pemkot Tangsel lakukan terobosan tingkatkan pendapat pajak
Begini komentar Bupati soal reklamasi di Pantai Tangerang
Usia kehamilan masuk 9 bulan, Tantri Kotak deg-degan
Korsleting listrik, lapak dan kios pasar Karangpandan ludes terbakar
Permintaan-permintaan tak masuk akal anggota dewan pakai uang rakyat
Wanita ini bunuh suaminya, mayatnya untuk makanan anjing
Cinta mati Fahri Hamzah pada PKS
Pekerja, ini 7 kebiasaan wajib agar kamu tak mudah 'terkapar'
Jakarta kacau sehari tanpa 3 in 1
Aksi sosial renovasi Musala, personel Wali Band dapat cobaan
Benarkah M Taufik pengusul angka 5 persen di Raperda zonasi?
Empat strategi pemerintah selamatkan WNI disandera Abu Sayyaf
4 Strategi ampuh memulai bisnis online dari para ahli
4 Cara jitu atur keuangan pengantin baru
5 Tren kecantikan di sosmed yang paling banyak dicela
5 Perilaku Fahri Hamzah yang bikin dipecat dari PKS
Deretan biduan dangdut yang tewas tragis
6 Alasan Anda tak akan pernah hidup mapan meski digaji selangit
Heboh Panama Papers, korupsi global abad ini seret Messi dan Putin
5 Produk makanan RI yang sukses di luar negeri
Sepak terjang Aguan di bisnis properti Tanah Air
Pernak-pernik pelaksanaan UN di tiap daerah
