Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Adhyaksa: Kasus Hambalang kejahatan luar biasa

Adhyaksa: Kasus Hambalang kejahatan luar biasa wisma atlet hambalang longsor. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - 'Kejahatan luar biasa' kalimat yang pertama kali diucapkan oleh mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault ketika ditanya soal kasus dugaan korupsi dalam pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Bogor.

"Kejahatan luar biasa. Siapa yang mengubah dari Rp 125 miliar menjadi Rp 1,2 triliun, motivasi apa dan dasar apa? Apakah ada amdalnya, jadi terus terang saya tak mau bicara karena bukan domain saya lagi. Tapi ketika muncul pernyataan meneruskan program Pak Adhyaksa Dault, dan terus terang saya tersinggung di situ," ujarnya saat menghadiri peluncuran buku biografi mantan menteri pendidikan nasional, Yahya Muhaimin, di kantor Kemendiknas, Jakarta, Selasa (12/6).

Mantan politikus PKS ini menilai, seharusnya Menpora Andi Mallarangeng lebih mempersiapkan secara matang proyek Hambalang ini jika mengubah besaran anggaran.

"Pak Andi Malarangeng dan kementeriannya hanya meneruskan apa yang tidak cair di zaman saya, dan dibuat masterplan saya dengan bangunan dua tingkat dan kontur tanah yang ada. Tetapi ketika itu diubah menjadi Rp 1,2 triliun berlipat menjadi 1.000 persen, dia harus punya masterplan sendiri, dia punya studi kelayakan sendiri, punya amdal sendiri, kalo sekarang ambles begini jangan lempar tanggung jawab, ini bukan sekonyong-konyong meneruskan tapi merombak," ungkapnya dengan nada tinggi.

Adhyaksa malah balik bertanya ketika ditanya siapa pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus Hambalang. "Jadi sekarang siapa yang harus bertanggung jawab?" (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP