Ada yang hidupkan lagi Kelompencapir zaman Soeharto dan Harmoko

    Reporter : Yulistyo Pratomo | Kamis, 25 April 2013 07:34

    Ada yang hidupkan lagi Kelompencapir zaman Soeharto dan Harmoko
    soeharto. Life via thegossip-celebrity.blogspot.com

    Merdeka.com - Zaman pemerintahan Soeharto dengan Menteri Penerangan Harmoko, ada program kelompok pendengar, pembaca, dan pemirsa (kelompencapir). Program ini dulu sering muncul di TVRI.

    Kini, program itu coba dihidupkan lagi. Setidaknya oleh Biro Humas Pemprov Kalimantan Selatan. Program ini akan dihidupkan sebagai wahana sosialisasi pembangunan.

    Hal itu terungkap pada pertemuan Biro Humas Pemprov, dan Pemkab/Kota, di Kalimantan Selatan, di Aula Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Prov Kalsel, Rabu (24/4).

    Kabid Media pada Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika, Kalimantan Selatan, Syamsyul Hidayat, mengatakan, salah satu program pada bidang media komunikasi, adalah pembinaan kelompok informasi masyarakat atau KIM.

    "KIM juga merupakan bentuk lain, dari kelompok pendengar, pembaca dan pemirsa (Kelompencapir) pada masa lalu, dan bersifat mandiri," ujarnya dikutip antara.

    Kelompok informasi masyarakat yang berkembang dengan baik, saat ini, ujar Hidayat, terdapat di Kabupaten Tanah Laut, Banjar, Kota Banjarmasin, Tabalong, Hulu Sungai Selatan dan Kotabaru.

    Kepala Biro Humas Setda Prov Kalsel H. Abdul Haris Makie, menambahkan, bahwa, pertemuan Bako Humas diagendakan tiga kali setahun, dan pertemuan kali ini merupakan yang kali pertama 2013.

    Karo Humas juga menjelaskan, bahwa kegiatan pertemuan Bako Humas dilaksanakan sebagai forum diskusi, dan dialog sesuai literasi program bidang media komunikasi dan informasi dalam membangun daerah.

    Lebih jauh Haris Makie menyampaikan, untuk menunjang kelancaran informasi, dan komunikasi, diperlukan koordinasi yang baik.

    "Disamping itu hal yang penting lainnya, "ada siapa mengerjakan apa"," imbuhnya.

    Gawi Sabumi boleh saja, kata Haris Makie, akan tetapi harus ada yang bertanggung jawab.

    Dalam konteks tugas Biro Humas, Abdul Haris, menyampaikan harapan agar dinas atau instansi dan berbagai pihak yang ingin menghadirkan Gubernur Kalsel, dan memberikan pengarahan.

    [tts]

    Rekomendasi Pilihan

    KUMPULAN BERITA
    # Soeharto

    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE