Ada peradaban kuno di situs penemuan harta karun

Reporter : Parwito | Kamis, 5 April 2012 14:03




Ada peradaban kuno di situs penemuan harta karun
Peradaban kuno. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Ada jejak peradaban kuno di situs penemuan harta karun yang ditemukan oleh warga di Dusun Sejambu dan Dusun Ngreco, Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jateng. Jejak peradaban itu dipastikan oleh petugas Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala(BP3) Jateng setelah mendatangi mengecek langsung beberapa benda yang ditemukan warga.

Benda-benda itu seperti kepingan uang jaman kuno, patung ganesha, sumur tua, besi pengikat barang, garpu dan lainnya.

Jejak peradaban berasal dari tahun 612 M, dimana saat itu merupakan jaman Hindu klasik. Perjalanannya dimulai dari Candi Dieng, Gedung Songo dan melewati tempat ditemukannya harta karun di Desa Ngreco, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Pembuktian adanya jejak peradaban itu juga ditemukannya sumur tua yang ada di sekitar Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang. Sumur tua itu berdiameter 236 cm dan lebar bibir 20 cm dalam kondisi sudah ditinggikan.

Sumur tua itu terbuat dari tanah biasa kemudian diperkuat batu gendhol atau batu gunung. Sumur merupakan tanda adanya mata air yang sengaja digunakan untuk sarana pemenuhan air kebutuhan lingkungan dan pemukiman.

"Sumur merupakan indikasi adanya pemukiman tapi perkuat harus ada pemukiman," ungkap peneliti BP3 Jateng Muhammad Junawan Kamis(5/4).

Junawan juga memperkirakan bisa jadi penemuan uang logam itu dijadikan sebagai sarana untuk berdagang jaman dahulu di tempat yang menjadi jalur peradaban dan perdagangan.

"Cincin logam yang ditemukan berfungsi sebagai pengikat bungkusan atau barang saat jaman Hindu kuno. Sementara batu bata bukan peninggalan Hindu kuno atau untuk pepunden tapi salah satu bagian bangunan peninggalan jaman Belanda," ungkap Junawan.

Soal sepasang patung ganesha yang berada di tangan Siswanto penemu pertama pepunden dan beberapa patung, salah satu patung ganesha dari sepasang patung sudah dipertajam atau dirubah oleh orang.

"Saya kok meragukan dari segi mudra atau sikap duduk, sikap tangan tidak ada dalam sejarah, tidak diketemukan dalam ikonografi dalam ilmu kepurbakalaan. Selain itu bisa dilihat dari bentuk sudah berubah ceritanya susah," ungkap Junawan.

[hhw]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Harta Karun

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Lepas dari Sony, Vaio kini buat smartphone sendiri
  • Keluarga korban minta jagal ISIS ditembak mati
  • Hanya karena sorot lampu motor, dua kelompok pemuda desa bentrok
  • Lari dari paman, ABG 14 tahun malah diperkosa ayah kandung
  • Rupiah terus anjlok, daya beli masyarakat turun
  • Susi sedih Pemda Jateng bolehkan nelayan pakai jaring cantrang
  • Ada kemungkinan 1 dolar AS lampaui Rp 13.000
  • Kim Soo Hyun terima tawaran drama penulis Man From The Stars?
  • Catat! Wiko smartphone bakal penuhi TKDN
  • DPRD DKI tak takut dilaporkan Ahok ke KPK soal anggaran siluman
  • SHOW MORE