Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada dugaan dirampok, Polisi selidiki tewasnya nenek Juju

Ada dugaan dirampok, Polisi selidiki tewasnya nenek Juju garis polisi. shutterstock

Merdeka.com - Juju Juhariah (63) ditemukan pertama kali terbujur kaku di dalam kamar oleh suaminya. Warga pun tidak menaruh curiga, hal tersebut dikarenakan dugaan awal kematian korban ialah karena sakit.

Polisi sendiri tiba di lokasi, Kompleks Pelni Blok I/3, Sukmajaya, Depok sekitar satu jam kemudian. Saat polisi datang, jasad Juju sudah dibersihkan oleh anggota keluarga dan para tetangga.

"Kami tidak tahu kondisi korban awalnya bagaimana. Karena saat saya datang, itu semua sudah dibersihkan oleh warga. Sangat disayangkan sekali," kata Kapolsek Sukmajaya, Ajun Komisaris Fitria Mega, saat dihubungi, Selasa (8/8)

Dikatakan Fitria, saat itu korban sudah dimandikan warga. Pasalnya, pihak keluarga dan warga menganggap bahwa Juju meninggal karena sakit yang sudah lama dideritanya.

"Jadi yang pertama menemukan suaminya. Suaminya kaget melihat istrinya meninggal dunia di dalam kamar, akhirnya memanggil tetangga," tutur Fitria.

Namun, keluarga sempat menduga bahwa ceceran darah dari kepala Juju terjadi karena sang nenek terjatuh dan membentur benda tumpul di kamar. Dugaan Juju dibunuh baru diketahui setelah warga memanggil Ketua RW yang ternyata anggota polisi.

"Ketua RW itu anggota polisi, dia melihat kondisi tubuh korban mencurigakan, jadi dia langsung lapor ke Polsek. Tapi begitu kami di sini, memang sudah dibersihkan. Posisi korban sudah tidak lagi di lokasi kejadian," imbuh Fitria.

Polisi hanya mendapat keterangan dari suami korban dan anak-anaknya yang menyebutkan Juju ditemukan tak bernyawa pukul 17.30 di dalam kamar. Saat itu, Juju masih mengenakan mukena. Benturan keras di bagian kepala belakangnya membuat mukena sang nenek terdapat bercak darah.

Hingga kini, lanjutnya, polisi masih memeriksa saksi-saksi di lapangan. Pihak keluarga yang pertama kali menemukan jasad korban juga masih belum bisa dicatat keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) karena masih berduka.

Namun dari keterangan sementara, nenek Juju diduga adalah korban perampokan. Hal ini dikarenakan uang di dalam amplop dan perhiasan miliknya raib. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP