7 Orang jadi tersangka rusuh adu ayam di perbatasan RI-Malaysia

Reporter : Mohamad Taufik | Senin, 10 Juni 2013 15:08




7 Orang jadi tersangka rusuh adu ayam di perbatasan RI-Malaysia
Sabung ayam. nytimes.com

Merdeka.com - Kepolisian Resor Nunukan Kalimantan Utara menetapkan tujuh tersangka terkait tragedi kerusuhan yang terjadi di arena perjudian sabung ayam di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Seperti diberitakan Antara, Senin (10/6).

Humas Polres Nunukan, Ipda Karyadi mengatakan, penetapan mereka sebagai tersangka terkait dengan kasus pengeroyokan yang terjadi di arena sabung ayam yang terletak di tapal batas Indonesia-Malaysia di Dusun Gunung Belah, Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Tengah, Rabu pekan lalu, 5 Juni 2013.

Peristiwa ini pertama kali disidik oleh Polsek Sei Nyamuk, dan diserahkan ke Polres Nunukan pada Minggu (9/6) untuk pengembangan penyidikannya, kata dia. Kelima tersangka yaitu Imran alias Joi (20), Baharuddin (68), Kandar alias Kanre (39), Roy dan Rusdi saat ini diamankan di sel tahanan Polres Nunukan guna pengembangan kasus tersebut.

"Lima orang telah kita amankan dan semuanya telah ditetapkan menjadi tersangka. Kemudian dua tersangka lainnya yakni Azis dan La Hajji yang masih dirawat karena luka parah yang diderita," kata dia.

Karyadi menceritakan diduga kuat motif peristiwa pengeroyokan yang menyebabkan dua orang menjadi korban luka parah itu karena Azis maupun La Hajji mengalami kekalahan saat judi sabung ayam sehingga terjadi kesalahpahaman yang berujung pada pengeroyokan terhadap salah satu korban yang diketahui membawa senjata tajam berupa badik.

Korban atas nama Azis yang beralamat di RT 05 Dusun Sentosa Desa Tanjung Harapan Kecamatan Sebatik Timur yang mengalami patah tangan kanan, tusukan senjata tajam di bagian punggung dan dua giginya copot sehingga terpaksa dirawat di Hospital Tawau.

Sementara korban La Hajji di rawat di Puskesmas Sei Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur akibat luka sabetan senjata tajam di bagian dada dan kepala, serta bekas tusukan di bagian bawah mata kanan.

"Kedua korban juga telah dijadikan tersangka tapi belum dimintai keterangan karena masih dirawat," ujar Karyadi.

Arena sabung ayam dan jenis judi lainnya ini sebelumnya pernah juga terjadi kasus yang sama yang menyebabkan seorang anggota polisi Tawau Sabah tewas ditikam oleh seorang warga setempat karena kesalahpahaman pula.

Arena sabung ayam yang ramai dikunjungi warga Pulau Sebatik ini, sebenarnya pernah ditutup oleh Satgas Pamtas Yonif 407 Padmakusuma karena dianggap menjadi jalur masuknya warga negara Malaysia ke Indonesia tanpa menggunakan dokumen keimigrasian.

[mtf]

KUMPULAN BERITA
# Pengeroyokan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Polisi belum kabulkan penangguhan penahanan penghina Jokowi
  • Epyardi Asda mundur dari pencalonan ketum PPP versi SDA
  • Jenguk Tessy di rumah sakit, ini pesan Arifin Ilham
  • Polisi tembak enam perampok rumah elite di Jakarta
  • Minum cokelat panas sebelum tidur ampuh cegah pikun
  • Kamar dijaga polisi, Tessy tak ditemani keluarga?
  • Setya Novanto: Kami belum ada rapat soal gedung baru DPR
  • Demi Jokowi Adalah Kita, Ben Joshua 'nyepi' dari FTV
  • Hi serem... Seperti ini nih make up halloween ala Taeyeon SNSD
  • Kasus korupsi Transjakarta, Direktur PT Sapta jadi tersangka
  • SHOW MORE