6 Kejanggalan kasus Wali Kota Medan Rahudman Harahap

Reporter : Yan Muhardiansyah | Jumat, 16 Agustus 2013 10:15




6 Kejanggalan kasus Wali Kota Medan Rahudman Harahap
Wali Kota Medan Rahudman Harahap. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah dibelit kasus dugaan korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Pemkab Tapsel 2005, Wali Kota Medan nonaktif Rahudman Harahap , akhirnya divonis bebas majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Kamis (15/8).

Vonis bebas ini mengundang pro dan kontra. Pendukung Rahudman langsung bersorak gembira mendengar putusan majelis hakim. Di lain pihak, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan mereka akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Rahudman ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini pada Oktober 2010 setelah Amrin Tambunan, - eks Bendahara pemegang kas Setdakab Tapsel yang terbelit perkara serupa - diadili dalam kasus sama. Dalam dakwaan, Amrin disebut memperkaya mantan atasannya itu. Namun, Rahudman baru diadili mulai 23 Mei 2013.

Sejumlah fakta muncul dalam perjalanan kasus ini. Berikut catatan dan kejanggalan yang terjadi:

[ren]

KUMPULAN BERITA
# Korupsi TPAPD# Top List

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Pernikahan dini marak di Bangka Belitung
  • Jokowi dan DPR bahas format kementerian hari ini
  • Kecelakaan tabung gas, lima rumah di Sukoharjo terbakar
  • Malam 1 Suro, warga Semarang ritual Kungkum di Tugu Soeharto
  • Masih dukung SDA, PPP dinilai tak miliki semangat antikorupsi
  • Tikam perwira polisi, 2 bulan kemudian pelaku tewas di tahanan
  • Jokowi pilih umumkan kabinet di Istana
  • Ketahuan rampok kantor sendiri, Cahyono dihajar massa
  • Umumkan kabinet, Jokowi langsung perkenalkan menteri ke publik
  • Tak jadi malam ini, Jokowi umumkan menteri hari Minggu
  • SHOW MORE