6 Cerita di balik kasus mutilasi di Ancol

Reporter : Dedi Rahmadi | Jumat, 15 Maret 2013 06:01




6 Cerita di balik kasus mutilasi di Ancol
kasus mutilasi ancol. ©2013 Merdeka.com/sholeh

Merdeka.com - Kasus pembunuhan sadis kembali terjadi di Jakarta, pelaku memutilasi korban untuk menghilangkan jejak. Usai Benget yang memotong-motong tubuh Darna, istrinya, kini polisi menemukan kasus yang sama.

Tonny Arifin Djomin (45) ditemukan tewas secara mengenaskan, tubuhnya dipotong-potong menjadi 11 bagian di lantai dasar ruko nomor 26D Kompleks Apartemen Marina Mediterania Residences, Ancol, Jakarta Utara.

Polisi sudah menangkap pelaku mutilasi Tonny berinisial AF, pemilik toko tersebut. Namun motif pembunuhan itu masih belum diketahui.

Berikut 5 teka-teki korban mutilasi di Ancol.

[ded]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





 

Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Iran tahan empat wartawan berkewarganegaraan Amerika-Iran
  • Sejuknya ibadah di Masjid unik berlapis tumbuhan
  • Dulu akrab, Lee Min Ho tak lagi hubungi Kim Sung Ryung
  • Tak naikkan harga tiket, penumpang Citilink melonjak 20 persen
  • Ryamizard mengaku siap jika diminta Jokowi jadi menteri
  • Ryamizard minta Menhan dan Menko Polhukam dari purn TNI
  • 26.860 Orang di Bali terserang diare
  • Lebaran, Ahok akan tertibkan pemukiman liar
  • Ini saran Kapolri untuk hindari kepadatan jalur mudik
  • Kubu Jokowi percaya MK kini tak seperti dipimpin Akil
  • SHOW MORE