5 Penembakan misterius terhadap aparat di Papua

Reporter : Didi Syafirdi | Jumat, 22 Februari 2013 07:33

TNI. merdeka.com

1.
8 Anggota TNI tewas ditembak

Merdeka.com - Delapan anggota TNI tewas ditembak orang tak dikenal di dua lokasi berbeda. Para anggota TNI tewas saat penyerangan yang dilakukan kelompok di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, dan di Sinak, Kabupaten Puncak.

Sebelum menyerang pos keamanan di Tingginambut, baik pos TNI maupun Brimob, kelompok sipil bersenjata juga menembaki pos TNI di Kolose yang berjarak sekitar lima kilometer dari Tingginambut. Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua mengatakan, khusus untuk kasus penembakan di Sinak, tercatat dua warga sipil tewas tertembak.

"Dari laporan yang masuk, terungkap dua warga sipil tewas tertembak di Sinak," kata Christian.


[dan]

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Anjloknya Rupiah jadi amunisi Demokrat kritik Jokowi-JK
  • 5 Fakta Premium akan lenyap dari Indonesia
  • Cerita tragis, siswi SMP diperkosa 4 pria termasuk kakek-kakek
  • Siap nyalon Ketum Demokrat, Pasek mulai berani serang SBY
  • Dapat penghargaan, 71 warga Bengkalis berangkat umrah gratis
  • 2 Rumah di Pasar Baru terbakar, pria berusia 60 tahun tewas
  • Mega proyek PLTA Cisokan telan USD 800 juta
  • Mantan member girlband Nine Muses, Bini nikahi pemain bola
  • Rieke: Wafatnya Sitor Situmorang pukulan buat kaum nasionalis
  • KPK sebut Kasus CPI Sulsel masih penyelidikan
  • SHOW MORE