5 Alasan polisi sulit ungkap penyerbuan Lapas Cebongan

Reporter : Hery H Winarno | Rabu, 27 Maret 2013 08:01


5.
Ada kekuatan besar yang intervensi polisi

Merdeka.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD ikut nimbrung soal kasus penyerangan Lapas Cebongan. Mahfud menyebut ada kekuatan besar di balik kasus tersebut jika polisi tidak dapat mengungkap siapa pelaku penyerangan tersebut.

"Bisa saja kasus itu tidak ditemukan pelakunya. Kalau hal itu terjadi, maka ada kekuatan besar yang mengintervensi Polri," ujar Mahfud di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (26/3).

Mahfud mengatakan, kekuatan besar yang ada di balik penyerangan tersebut sangat berbahaya bagi negara. "Artinya, kekuatan negara takluk oleh sekelompok orang dan itu tidak baik bagi penegakan hukum," terang dia.

Baca juga:
DPR minta kasus penyerangan lapas tak terulang lagi
Kodim Sleman ajak warga redam isu etnis pada penyerbuan lapas
Wamenhan sebut pelaku penyerangan LP Cebongan tak profesional
Mahfud MD sebut ada kekuatan besar dalam kasus Lapas Cebongan
Polri kesulitan buru pelaku penyerangan Lapas Cebongan
SBY minta polisi beberkan kasus penembakan di Lapas
'Polisi jangan takut ungkap penyerbuan Lapas Cebongan'


[hhw]
KUMPULAN BERITA
# Penembakan Lapas

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Koalisi LSM nilai penahanan Florence 'lebay'
  • 1.098 Calon haji asal Tegal dan Brebes dikarantina di Solo
  • Ibu-ibu joget dangdut minta Jokowi tepati janji manis kampanye
  • Kalimantan masih terapkan pembatasan pembelian BBM subsidi
  • Jokowi jangan anak tirikan lagi nasib TKI
  • Wanita kesepian hingga lesbian di Jakarta ketagihan sex toy
  • Polisi dinilai terlalu cepat masukkan Florence ke dalam tahanan
  • Kecanduan pakai sex toy, bujangan bisa tak mau menikah
  • Pickup terguling, 4 buruh dan 1 balita tewas terseret mobil
  • Peneliti nobatkan Mozzarella sebagai topping keju pizza terbaik
  • SHOW MORE