42 Imigran Iran ditangkap di Bali

Reporter : Wayan Anantara | Minggu, 12 Mei 2013 03:35




42 Imigran Iran ditangkap di Bali
imigran gelap. ©REUTERS

Merdeka.com - Sebanyak 42 imigran ilegal asal Iran ditangkap saat bersembunyi di Denpasar, Bali. Mereka rencananya akan menyeberang ke Australia.

Penangkapan dilakukan tim gabungan dari kepolisian dan imigrasi. "Kami masih selidiki lewat mana mereka masuk ke Bali," kata Kabid Pengawasan Penindakan Imigrasi Denpasar Wisnu, Sabtu (11/5).

Ke-42 imigran itu diamankan di dua lokasi terpisah, yakni di Kerobokan sebanyak 27 orang dan sebanyak 15 orang di Sanur. Mereka masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta.

Kini para imigran itu telah ditahan di rumah detensi imigrasi (Rudenim) di Jimbaran. "Kami masih mengejar sindikat yang membawa mereka," ujar Wisnu.

[has]

KUMPULAN BERITA
# Imigran Gelap

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Polisi belum kabulkan penangguhan penahanan penghina Jokowi
  • Epyardi Asda mundur dari pencalonan ketum PPP versi SDA
  • Jenguk Tessy di rumah sakit, ini pesan Arifin Ilham
  • Polisi tembak enam perampok rumah elite di Jakarta
  • Minum cokelat panas sebelum tidur ampuh cegah pikun
  • Kamar dijaga polisi, Tessy tak ditemani keluarga?
  • Setya Novanto: Kami belum ada rapat soal gedung baru DPR
  • Demi Jokowi Adalah Kita, Ben Joshua 'nyepi' dari FTV
  • Hi serem... Seperti ini nih make up halloween ala Taeyeon SNSD
  • Kasus korupsi Transjakarta, Direktur PT Sapta jadi tersangka
  • SHOW MORE